Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan Kementerian ESDM atas Kontribusi Pengembangan Geotermal

Dailypost.id

DAILYPOST.ID JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendapat penghargaan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas kolaborasi dan sinergi dalam mendukung pengembangan panas bumi (geotermal) di Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan pada Kamis (20/8/2026) dalam rangkaian The 10th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta Convention Center (JCC).

Kementerian ATR/BPN menerima penghargaan Outstanding Government Collaboration sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan sektor geotermal, khususnya melalui peran dalam berbagai aspek pertanahan yang dibutuhkan untuk pembangunan proyek panas bumi.

Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi Kementerian ATR/BPN dalam mendukung pengembangan panas bumi di Indonesia.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan bahwa Kementerian ATR/BPN memberikan kontribusi yang nyata untuk pengembangan panas bumi di Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan penyelenggara IIGCC atas penghargaan ini,” ujar Deni Santo usai menerima penghargaan di Jakarta Convention Center.

Menurut Deni, dukungan Kementerian ATR/BPN dalam pengembangan geotermal dilakukan melalui sejumlah aspek pertanahan. Pada tahap awal, Kementerian ATR/BPN mendukung proses pengadaan tanah bagi proyek-proyek pengembangan geotermal, termasuk proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dukungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberian kepastian hukum atas tanah yang digunakan dalam pengembangan proyek geotermal di berbagai wilayah Indonesia.

“Proyek-proyek pengembangan geotermal itu ada yang masuk sebagai PSN dan kategorinya untuk kepentingan umum. Karena itu, peran kami dimulai dari pengadaan tanah. Setelah selesai, kami juga memberikan hak atas tanah untuk memberikan kepastian hukum, dan apabila ada sengketa pertanahan, kami harus berperan dalam menyelesaikannya,” jelas Deni Santo.

Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Kementerian ATR/BPN untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian ESDM serta berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Dukungan dari sisi pertanahan diharapkan dapat membantu memastikan proyek-proyek geotermal berjalan dengan kepastian hukum sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan nasional.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version