, Gorontalo – Ketua Komisi IV Bidang Kesra dan Iptek Hamid Kuna, DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo, menggelar rapat bersama para Kepala Sekolah (Kepsek) SMA dan SMK Negeri/Swasta dan para guru bimbingan konseling (BK) se Provinsi Gorontalo. Hal ini dilakukan untuk membahas persoalan dan konflik sosial di lingkungan sekolah
Hamid mengatakan, tujuan dari rapat tersebut untuk membicarakan tentang perlindungan terhadap Kepsek dan para guru agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Selama ini kan kita sudah banyak kali mengunjungi sekolah, banyak sekali masalah yang kita temukan kadang kala tidak ada seperti perlindungan terhadap para kepala sekolah, masalah di sekolah selalu kepala sekolah yang menjadi sasaran sehingga kami coba untuk mengumpulkan teman teman kepala sekolah untuk bagaimana kita mencari solusi,” jelas Hamid Kuna saat diwawancarai usai rapat di ruang Paripurna Deprov Gorontalo, selasa (27/09/2022).
Hamid juga mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Gorontalo untuk menindaklanjuti setiap permasalahan, agar para kepala sekolah bisa mendapatkan perlindungan.
“Jadi beberapa point rekomendasi dari teman teman guru sehingga ini menjadi dasar kita untuk menyampaikan dan mendiskusikan dengan Polda, minimal kepala sekolah itu setiap ada permasalahan bukan lagi kepala sekolah yang menjadi sesaran tetap ada komunikasi yang harus kita lakukan,” jelas Hamid.
Lebih lanjut ia juga meminta kepada setiap guru BK agar bisa menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan para siswa. Menurutnya, saat ini guru BK justru menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa, inilah yang harus diubah.
“Kemudian kami berharap kepada guru BK yang ada, sekarang ini guru BK menjadi momok bagi anak sekolah, harusnya guru BK itu menjadi dasar untuk anak sekolah menjadi senang mampu bersahabat dengan mereka bukan untuk menaku nakuti anak sekolah,” tandas Hamid. (adv/Jeff)













