BOALEMO – Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Boalemo, Mokhamad Syaifudin, meluruskan kabar terkait pemutusan kontrak penyedia makanan di sekolah tersebut yang sebelumnya diberitakan media daring Harian Post, Rabu (19/8/2026).
Mokhamad menjelaskan, pemutusan kontrak dilakukan karena pihak penyedia dinilai tidak menjalankan pelayanan sesuai dengan standar yang diharapkan sekolah.
“Ada keluhan siswa bahwa makanan untuk sarapan berbeda, ada yang bubur ada nasi goreng. Kualitas makanan disajikan juga tidak sesuai, makanan sering terlambat. Berdasarkan itu maka pihak sekolah memutus kontrak penyedia,” kata Mokhamad, Kamis (20/8/2026).
Mokhamad menegaskan, penghentian layanan tersebut bukan merupakan keputusan sepihak kepala sekolah. Sebelum keputusan diambil, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Sosial telah melakukan evaluasi terhadap pelayanan makanan di SRT 1 Boalemo.
Evaluasi tersebut juga telah disertai sejumlah peringatan, baik secara lisan maupun melalui pesan WhatsApp. Namun, menurut pihak sekolah, perbaikan terhadap layanan belum dilakukan sebagaimana yang diharapkan.
“Dengan temuan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo, PPK Kementerian Sosial telah mengevaluasi layanan makanan dengan beberapa kali peringatan, baik lisan maupun melalui pesan WhatsApp. Namun, yang bersangkutan tetap tidak memperbaiki layanan yang diberikan,” ujarnya.
Atas kondisi tersebut, pihak sekolah kemudian mengambil langkah untuk menghentikan layanan vendor sebelumnya dan menunjuk penyedia makanan yang baru.
Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan, SRT 1 Boalemo menunjuk vendor baru yang berdomisili di Kecamatan Wonosari. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan makanan bagi para siswa.
Sementara terkait pembayaran kepada vendor sebelumnya, Mokhamad memastikan pihak sekolah tetap akan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Pihak sekolah tetap akan membayar hutang vendor yang lama yang terutang dengan menyiapkan LPJ sesuai persyaratan yang ditentukan,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk tidak melihat persoalan tersebut hanya dari satu sisi. Menurutnya, hal yang paling utama adalah memastikan para siswa mendapatkan pelayanan terbaik selama mengikuti pendidikan di SRT 1 Boalemo.













