Bukan Pertemuan Rahasia, Direktur RS Ainun Tepis Isu Hubungan Khusus

Dailypost.id
Fitriyanto Rajak
Kolase Foto Direktur RAUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo, Fitriyanto Rajak dan Kuasa Hukumnya, Hijrah Lahaling | Foto: Istimewa

DAILYPOST.ID GORONTALO — Direktur RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo, Fitriyanto Rajak, memberikan klarifikasi terkait isu yang mengaitkan dirinya dengan Rini Pembengo, seorang rekan kerja di lingkungan rumah sakit.

Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (17/9/2026), menyusul sorotan terhadap keberadaan keduanya di sebuah rumah di Kota Gorontalo pada malam hari.

Fitriyanto membantah narasi yang menyebut dirinya memiliki hubungan khusus dengan Rini. Ia menegaskan hubungan keduanya sebatas urusan pekerjaan.

“Saya sama sekali tidak punya hubungan khusus dengan yang bersangkutan. Hubungan saya dengan beliau semata-mata hanya hubungan kerja,” ujar Fitriyanto.

Fitriyanto menjelaskan, Rini merupakan staf di rumah sakit sekaligus mitra kerja dalam usaha yang sedang mereka rintis.

Rumah yang Disorot Merupakan Milik Fitriyanto dan Istri

Fitriyanto Rajak

Selain membantah isu hubungan khusus, Fitriyanto turut meluruskan informasi mengenai rumah yang menjadi lokasi kejadian.

Menurutnya, rumah tersebut merupakan salah satu rumah miliknya bersama sang istri. Rumah itu tidak ditempati sehari-hari, melainkan digunakan sebagai tempat berkumpul atau basecamp.

“Ini adalah rumah saya bersama istri saya, yang kemudian kami jadikan basecamp bersama teman-teman,” katanya.

Fitriyanto mengatakan rumah tersebut memang kerap digunakan untuk berbagai aktivitas bersama tim dan rekan-rekannya. Kegiatan di lokasi itu disebut dapat berlangsung hingga malam bahkan pagi hari, termasuk untuk kegiatan yang mengharuskan sejumlah orang menginap.

Istri Fitriyanto: Aktivitas di Rumah Diketahui Keluarga

Yuniar Kurniawaty, Istri Fitriyanto Radjak

Dalam konferensi pers tersebut, istri Fitriyanto turut memberikan penjelasan mengenai fungsi rumah yang menjadi sorotan.

Ia menjelaskan rumah tersebut memang tidak digunakan sebagai tempat tinggal utama, tetapi diperuntukkan untuk menampung orang yang membutuhkan tempat dalam berbagai kegiatan.

Menurutnya, rumah tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas tim kerja Fitriyanto, kegiatan usaha, hingga tempat berkumpul anak dan kolega keluarga yang datang dari luar daerah.

Ia mengatakan keberadaan orang yang menginap di rumah tersebut, baik laki-laki maupun perempuan, bukan merupakan sesuatu yang baru dan selama ini diketahui oleh dirinya.

“Segala aktivitas, bentuk-bentuk apapun itu di dalam rumah itu atas sepengetahuan saya,” ujarnya.

Ia juga menyebut dirinya sedang melakukan panggilan video dengan suaminya hingga menjelang pukul 22.00 WITA pada malam kejadian.

Rini Jelaskan Alasan Berada di Rumah

 

Rini Pembengo, Staff Rumah Sakit

Sementara itu, Rini Pembengo dalam keterangannya menjelaskan bahwa dirinya telah berada di rumah tersebut sejak sekitar pukul 14.00 WITA.

Menurut Rini, saat itu timnya bersama seseorang bernama Sukri sudah berada di lokasi. Ia kemudian sempat meninggalkan rumah tersebut sebelum kembali lagi pada malam hari.

Rini mengatakan dirinya kembali ke rumah tersebut karena pada saat itu sedang menghadapi persoalan dengan suaminya.

Ia mengaku telah menerima ancaman selama sekitar dua pekan terakhir dan merasa khawatir terhadap keselamatannya. Menurut Rini, persoalan rumah tangganya tersebut juga telah dibawa ke BKD.

Karena alasan tersebut, Rini kemudian meminta izin kepada Fitriyanto untuk menginap di rumah tersebut.

“Saya minta izin sama Pak Dir saya boleh menginap ke sini. Soalnya saya ini masih khawatir suami saya mengancam saya untuk membakar rumah,” kata Rini.

Rini juga menjelaskan bahwa dirinya telah menyiapkan sejumlah barang penting di dalam mobil, termasuk pakaian dinas, ijazah, dan SK. Hal itu dilakukan karena ia mengaku khawatir dengan kondisi yang sedang dihadapinya.

Kuasa Hukum Beberkan Kronologi Malam Kejadian

Hijrah Lahaling
Hijrah Lahaling, Kuasa Hukum Fitriyanto Rajak

Kuasa hukum Fitriyanto, Hijrah Lahaling, kemudian menjelaskan kronologi berdasarkan keterangan kliennya dan pihak-pihak yang berada di lokasi.

Menurut Hijrah, setelah Rini meminta izin untuk menginap, Fitriyanto memberikan izin dan menunjukkan kamar yang dapat digunakan untuk beristirahat.

Pada waktu tersebut, Fitriyanto disebut masih menjalankan aktivitas melalui Zoom hingga sekitar pukul 23.00 WITA.

Hijrah mengatakan kondisi Fitriyanto saat itu sedang kurang sehat selama sekitar satu minggu. Setelah mengonsumsi obat flu, Fitriyanto kemudian tertidur di ruang tamu.

“Minumlah obat flu, tertidur akibat reaksi daripada obat tersebut,” ujar Hijrah.

Fitriyanto kemudian disebut berpindah ke kamar lain.

Sementara itu, menurut Hijrah, Rini yang telah masuk ke kamar tidak mengetahui aktivitas yang berlangsung di luar. Ia disebut mengunci pintu kamar dan tetap berada di dalam.

Suami Rini Datang Bersama Sejumlah Orang

Situasi berubah sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 WITA. Hijrah mengatakan suami Rini datang ke rumah tersebut bersama sejumlah orang.

Menurut kuasa hukum, rombongan tersebut terdiri dari suami Rini, pihak kepolisian, serta beberapa masyarakat setempat.

Hijrah menyebut Fitriyanto kemudian membuka pintu dan mempersilakan mereka masuk.

Saat ditanyakan maksud kedatangan mereka, suami Rini disebut menyampaikan bahwa dirinya sedang mencari istrinya.

Menurut Hijrah, Fitriyanto kemudian menunjukkan kamar tempat Rini berada.

“Jadi, ‘oh iya, cari saja. Dia tidur di kamar sana’,” ujar Hijrah mengutip respons Fitriyanto.

Pihak yang datang kemudian diarahkan menuju kamar tersebut.

Fitriyanto Tegaskan Hubungan dengan Rini Sebatas Pekerjaan

Melalui konferensi pers tersebut, Fitriyanto kembali menegaskan bahwa hubungannya dengan Rini Pembengo hanya sebatas hubungan kerja.

Ia juga menjelaskan bahwa rumah yang menjadi sorotan merupakan rumah miliknya bersama istri yang selama ini difungsikan sebagai basecamp untuk berbagai aktivitas tim, rekan kerja, keluarga, maupun kolega.

Keterangan tersebut disampaikan sebagai klarifikasi terhadap narasi yang berkembang mengenai keberadaan Fitriyanto dan Rini di rumah tersebut pada malam kejadian.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version