https://wa.wizard.id/003a1b

Ketua LSM Penjara Indonesia Indramayu Kawal Ketat Proyek Banprov yang Diduga Bermasalah  

DAILYPOST.ID , Indramayu, 21 Oktober 2025 – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia Kabupaten Indramayu, Waryono, terus mengawal proyek bantuan provinsi (Banprov) yang diduga bermasalah di wilayahnya. Pengawalan ini dilakukan atas dasar temuan dugaan korupsi pada proyek pembangunan cor jalan di Desa Cipancuh, Kecamatan Haurgeulis.

Waryono menjelaskan, pengawalan ini didasari oleh landasan hukum yang berlaku serta hasil investigasi lapangan yang dilakukan oleh timnya. “Sesuai dengan kontrol kami, ada dugaan korupsi dana Banprov tahun anggaran 2025 pada proyek pembangunan cor jalan di Gang Mawar RT 23 RW 11 Desa Cipancuh,” ujarnya.

Menurut Waryono, ada beberapa pihak yang diduga terlibat dalam praktik korupsi ini, termasuk pemborong proyek dan timnya. Dugaan ini muncul berdasarkan temuan-temuan di lapangan yang mengindikasikan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Beberapa temuan tersebut antara lain, dugaan pengurangan volume rabat beton, tidak adanya pengawasan dari dinas terkait, tidak adanya pelaksana proyek di lokasi, pekerjaan yang asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi, serta kurangnya reveling.

Proyek pembangunan cor jalan ini berlokasi di Gang Mawar RT 23 RW 11 dengan volume panjang 200 meter, lebar 2 meter, dan tebal 0,10 meter. Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini sebesar Rp 98.000.000,- yang bersumber dari dana Banprov tahun 2025.

Waryono menegaskan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan meminta pihak berwenang untuk segera melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami tidak akan berhenti sampai kasus ini terungkap dan para pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya,” tegasnya.

LSM Penjara Indonesia berharap, dengan adanya pengawalan dan pengawasan dari masyarakat, proyek-proyek pembangunan yang didanai oleh pemerintah dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version