, OKU – Penyapu jalan atau bahasa kerennya dengan julukan pasukan kuning, merupakan salah satu andil mereka turut membawa harum nama kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan. Tak dapat di pungkiri, bahwa OKU pernah mendapatkan piala Adipura yang merupakan simbol kota bersih. Bahkan pemerintah pun telah membangun monumen piala Adipura. Yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat Baturaja.
Terkait dalam hal ini, salah satunya tidak terlepas dari kiprah penyapu jalan yang tampil dalam setiap waktu yang pekerjaannya demi terwujudnya kota bersih, nyaman dan asri.
Maryati (61) salah satu petugas kebersihan dalam naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatra Selatan. Disaat bersua dengan awak media Dailypost.id, sekira pukul 17.00 wib, Minggu, (13/06/2021).
Saat di hampiri, bu Maryati yang beralamat di kelurahan Saung Naga sempat kaget dan menanyakan, apakah bapak adalah pengawas kebersihan yang yang baru ya ? ujarnya.
Kami dari media, boleh kita bincang-bincang sebentar Bu ?boleh ujarnya.
Ditanya tentang sudah berapa lama menggeluti pekerjaan nya ini ? “Saya sudah 25 tahun menjadi petugas kebersihan dalam kota Baturaja ini, mulai sejak tahun 2006. Saat itu baru saya yang menjadi penyapu jalan perempuan, tahun berikutnya seiring dengan waktu, sudah banyak perempuan yang turut bergabung dalam dinas kebersihan ini,” kenang Maryati.
Selain itu ujarnya, untuk jam kerja saya mulai dari pukul 08.00 wib dan pukul 17.00 wib, terhitung 4 jam dalam setiap harinya, untuk menempuh ketempat kerja, kadang saya menggunakan jasa ojek karena kaki saya sering sakit akhir – akhir ini, keluhnya.
Lanjut, masalah upah atau gaji yang saya terima Alhamdulillah ada, meski ada rasa kekurangan di sana sini namun saya tetap bersyukur, pun, kalau ada yang akan memberi kepada kami para tukang sapu ini, kami banyak ucap kan terimakasih yang sebesar – besarnya, imbuhnya.
Kami hanya orang kecil pak, namun pekerjaan ini cukup membantu dalam kehidupan sehari-hari, karena untuk pekerjaan yang berat – berat saya tidak mampu, karena hanya inilah yang dapat saya lakukan, maklum juga karena usia saya sudah berkepala enam, sampainya.
“Semoga pekerjaan yang di lakukan Bu Maryati dapat bermanfaat dan berkah dari Allah SWT aamiin” (Daily23/Mar).













