https://wa.wizard.id/003a1b

Pemerintah Harap Mahasiswa PKLT Poltekes Gorontalo jadi Agent of Change dalam Pencegahan Stunting

Dailypost.id
Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Asisten 3, Haris Suparto Tome, menyambut Mahasiswa Peserta Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) 2024 Politeknik Kesehatan Gorontalo, Rabu (24/04/2024). (Foto: IR)

DAILYPOST.ID Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Asisten 3, Haris Suparto Tome, menyambut 370 mahasiswa Peserta Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) 2024 Politeknik Kesehatan Gorontalo, Rabu (24/04/2024). dalam kesempatan ini, mereka ditantang meenjadi Agent of Change dalam pencegahan stunting.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa Politeknik Kesehatan Gorontalo yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan Terpadu di kecamatan Tilango dan Telaga Jaya,” ujar Haris Suparto Tome.

Tema yang diangkat untuk PKLT kali ini adalah Pencegahan Stunting dan Penyakit Tidak Menular, khususnya Diabetes Mellitus, dengan pendekatan Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration (IPE-IPC). Hal ini menunjukkan kolaborasi antara mahasiswa dengan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Puskesmas, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa.

Pemerintah pusat dan daerah serius dalam upaya pencegahan Stunting, terbukti dengan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan, seperti Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Kabupaten Gorontalo pun telah menjalankan beragam program pencegahan dan penanganan stunting, dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Meskipun tantangan menurunkan prevalensi Stunting di Indonesia hingga 14% pada tahun 2024 cukup berat, pemerintah daerah tetap berusaha melibatkan hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sesuai tupoksinya masing-masing,” tambahnya.

Haris Tome berharap kehadiran mahasiswa PKLT akan memberikan energi tambahan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting dan masalah kesehatan lainnya, termasuk Penyakit Tidak Menular seperti Hipertensi dan Diabetes Mellitus.

PKLT bukan hanya sekadar menyelesaikan beban mata kuliah, tetapi diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita stunting dan penderita penyakit tidak menular. Mahasiswa diharapkan menjadikan kegiatan PKLT sebagai laboratorium lapangan yang banyak memberikan pengalaman belajar untuk hidup bermasyarakat, sekaligus menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.

“Pemahaman masyarakat dan perubahan perilaku menjadi tantangan besar, oleh karena itu, saya berharap mahasiswa dapat melakukan pendekatan kepada keluarga-keluarga yang memiliki Balita stunting dan keluarga yang penderita Penyakit Tidak Menular selama pelaksanaan PKLT,” ungkap Haris Suparto Tome.

Acara Penerimaan Mahasiswa PKLT ini diharapkan akan menciptakan sinergi positif antara pemerintah daerah, kecamatan, puskesmas, dan Politeknik Kesehatan Gorontalo, yang akan berlanjut dalam melaksanakan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat), serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

 

(*)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version