Toba – Balige Fight Night season 2 resni ditutup dengan partai puncak yang mempertemukan Antoni Tambunan melawan Ramanala Kembaren dalam perebutan sabuk Bupati Toba.
Pertandingan yang berlangsung sengit dan mendapat apresiasi dari para penonton tersebut digelar di Aula SMK Negeri 1 Balige, Kabupaten Toba, Sabtu (9/5/2026).
Bahkan, suasana pertandingan semakin semarak dengan kehadiran petarung nasional Jeka Saragih dan Laurend Hutagalung sebagai bintang tamu.
Kehadiran keduanya mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda serta atlet-atlet bela diri di Kabupaten Toba.
Dalam pertandingan tersebut, Antoni Tambunan akhirnya keluar sebagai pemenang dan berhak membawa pulang sabuk Bupati Toba.
Kegiatan tersebut pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Toba Audi Murpy Sitorus menyerahkan sabuk kepada sang jawara.
“Pada ronde terakhir ini sangat mengasyikkan untuk ditonton dari putra Toba dan putra Karo. Keduanya memang petarung hebat, tetapi juri pasti memilih satu yang terbaik,” ujarnya.
Melalui Balige Fight Night season 2 ini, ia berharap, olahraga bela diri semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi para atlet dan pecinta olahraga bela diri atau combat sport untuk menunjukkan kemampuan serta membuka peluang menuju kompetisi yang lebih besar.
Balige Fight Night hadir sebagai respons atas minimnya ruang pengembangan bagi atlet bela diri di Sumatera Utara (Sumut).
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di level lebih tinggi sekaligus menjadi sarana mengasah bakat dan kemampuan para petarung muda.
Kedepan, Balige Fight Night direncanakan akan terus dikembangkan melalui penambahan aturan pertandingan (rules) maupun penyelenggaraan dalam bentuk seri (series) guna memperluas pembinaan olahraga bela diri di daerah.













