, Gorontalo – Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo telah merilis jenis dan trayek bus baru yang akan melayani sejumlah daerah. Rilis tersebut mengungkapkan bahwa layanan bus akan dibagi menjadi beberapa kategori, termasuk angkutan perintis, Bus Rapid Transit (BRT), angkutan wisata, dan angkutan bus siswa.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Jamal Nganro, layanan angkutan perintis ini akan difokuskan pada daerah yang memiliki potensi dan strategis namun belum dilayani oleh angkutan umum reguler. Salah satu trayek yang disebutkan adalah Kota Gorontalo – Pangea, dengan tarif seharga Rp10.000 per orang. Selain itu, terdapat trayek Kota Gorontalo – Poduwoma dengan tarif yang sama, serta trayek Kota Gorontalo – Tapa – Boidu – Dulamayo – Mongiilo dan Kota Gorontalo – Botupingge – Poligon, dengan tarif masing-masing sebesar Rp5.000 per orang.
“Selain trayek tersebut, kami juga akan menyediakan layanan Bus Rapid Transit (BRT) dengan trayek koridor 1.1 Suwawa – kampus IV UNG – Kota Gorontalo (Via City Mall) – pusat perkantoran blok plan Ayula dengan tarif Rp5.000 per orang untuk penumpang umum, dan Rp2.000 per orang untuk mahasiswa dan pelajar. Koridor 1.2 Suwawa – Kampus IV UNG – Kota Gorontalo (Via Rs Aloei Saboe) – pusat perkantoran blok plan Ayula juga akan dikenakan tarif yang sama,” ungkap Jamal pada Jumat (16/6/2023).
Selain itu, pihak Dinas Perhubungan juga akan menyediakan angkutan bus ke obyek wisata unggulan setiap hari Sabtu dan Minggu. Salah satu trayek yang disebutkan adalah dari Teriminal Dungingi ke Pantai Botutonuo dengan tarif Rp5.000 per orang, serta dari Terminal ke Pemandian Lombongo dengan tarif yang sama.
Tak hanya itu, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo juga memberikan layanan bus siswa secara gratis. Layanan ini akan melayani sekolah-sekolah di pelosok daerah yang belum terjangkau oleh angkutan umum reguler, seperti SMAN 1 Biluhu Kabupaten Gorontalo, SMAN 1 Bone Kabupaten Bone Bolango, SMKN 1 Wonggarasi Kabupaten Pohuwato, SMKN 1 Taluditi Kabupaten Pohuwato, dan SMAN 4 Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara.
“Layanan angkutan darat ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan mempermudah mobilitas mereka. Kami berharap ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, dan mengendalikan inflasi,” tambahnya.
Dengan merilis beragam layanan bus dengan tarif terjangkau dan peningkatan aksesibilitas ke daerah-daerah terpencil, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat.












