Kabgor — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memperluas jejaring kerja sama antar-daerah sebagai strategi mempercepat pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dan Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda, yang berlangsung di Hotel Sentra Manado, Selasa (10/3/2026).
Kesepakatan ini mencakup kerja sama terkait urusan pemerintahan serta pengembangan potensi wilayah yang dimiliki kedua daerah. Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen membangun sinergi yang lebih kuat demi meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa kolaborasi lintas provinsi menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan keunggulan komparatif masing-masing daerah. Ia menilai, pembangunan daerah tidak bisa berjalan optimal tanpa adanya kemitraan yang saling mendukung.
“Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua wilayah,” ujar Sofyan usai penandatanganan kesepakatan.
Menurutnya, kerja sama antar-daerah juga menjadi upaya untuk mengikis ego sektoral yang selama ini kerap menghambat kolaborasi pembangunan. Dengan semangat kemitraan, kedua daerah diharapkan dapat saling melengkapi potensi yang dimiliki.
Hal senada disampaikan Bupati Minahasa Utara, Joune J. E. Ganda. Ia menyambut baik terjalinnya sinergi antara kedua pemerintah daerah dan menilai kolaborasi ini menjadi kunci menghadapi tantangan pembangunan di masa depan yang semakin kompleks.
Joune juga melihat peluang besar yang dapat dihasilkan dari kerja sama ini, terutama dalam membuka akses investasi baru serta memperkuat pembangunan infrastruktur pelayanan publik.
“Kolaborasi antar-daerah seperti ini sangat penting untuk memperluas peluang investasi dan mempercepat pengembangan sektor ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, kedua pemerintah daerah akan menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan perangkat daerah terkait. Ruang lingkup kerja sama meliputi pertukaran data dan informasi, pengembangan komoditas unggulan, hingga berbagi inovasi dalam tata kelola pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan.
Melalui langkah ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Minahasa Utara dapat menjadi model kolaborasi antar-daerah dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berdaya saing.












