,Gorut – Petani Kecamatan Biau,Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) mengeluhkan bantuan benih jagung dari Pemerintah Daerah yang dinilai tidak memiliki kwalitas yang bagus dan juga sangat merugikan para petani. Ahya Diko salah seorang warga mengatakan,bantuan benih jagung dengan merek premium yang diberikan kepada para petani dinilai sangat tidak berkwalitas dan hanya akan merugikan para petani.
“Kwalitasnya buruk, Pak !, kami sudah pernah coba ini benih bibit merek premium, cuman bekeng rugi ongkos. Baru depe hasil tongkol kecil-kecil, tidak ada harga di gudang,” kata Ahya Diko. Minggu (27/6/2021).
Tingginya biaya operasional pada saat pembersihan lahan dan juga semakin mahalnya harga pupuk serta obat-obatan membuat para petani kecamatan biau merasa sangat kecewan dengan bantuan benih jagung merek premium yang sangat tidak berkwalitas.
“Untuk ongkos tanam itu sekarang sudah mahal pak. Belum lagi kita harus beli pupuk dengan obat-obatan, kalau benih jagung bantuan dari dinas pertanian seperti ini yang ada kita petani tidak balik modal,” terangnya.
Sementara itu Anggota DPRD Gorut Herniyati Moridju saat dihubungi melalui sambungan telefon mengatakan, bantuan benih jagung yang akan diserahkan kepada para petani seharusnya benih jagung yang memiliki kwalitas yang bagus dan mempunyai harga dipasaran.
“Tadi pagi para petani sudah banyak datang ke rumah saya, mereka mengeluhkan bantuan benih jagung yang kata mereka kwalitasnya sangat buruk,” ungkap Herniyati
Menindaklanjuti aduan para petani tersebut lanjut Herniyati, pihaknya akan mengundang Kepala Dinas Pertanian Gorut untuk mempertanyakan bantuan benih jagung yang dikeluhkan oleh para petani.
“Kepala Dinas pertanian harus bertangung jawab atas hal ini, insya allah dalam waktu dekat kami akan mengundang pihak dinas pertanian untuk meminta penjelasan,” pungkasnya. (Adv/Daily03/ikii)












