, Medan – Petugas parkir ala premanisme paksa warga setempat dan pengemudi bayar parkir tanpa karcis di Jalan Meranti, Jumat (25/06/2021).
Kejadian ini di alami seorang wartawan berinisial JB, yang mengalami pemaksaan bayar dan diserang oleh petugas parkir tanpa mengenakan pakaian dinas parkir dan karcis parkir.
Awalnya awak media meminta karcis parkir, kepada petugas parkir, tetapi dengan garang petugas parkir mengatakan dia tidak pernah pakai karcis
“Disini tidak pernah pake karcis, klo keberatan bilang sama pengawas, katanya dengan garang,” bentaknya.
Kemudian awak media mengatakan, parkir tersebut liar karena tanpa pakaian dinas parkir tanpa karcis dan sudah menyalahi perda, karena lokasi parkir diatas parit Pemko Medan.
“Lagi pula ini diatas parit, seharusnya tidak boleh jadi lahan parkir,” ujar wartawan.
Mendengar penjelasan tersebut, petugas parkir spontan menyerang awak media, beruntung awak media mengerti beladiri, dan hanya menghalau serangan tukang parkir dengan tangkisan dan serangan balasan yang di tahan di kearah sasaran.
Karena hanya menerima serangan balasan yang di tahan, petugas parkir semakin garang dan serangannya akhirnya terhenti ketika dilerai seorang pengemudi grab.
Dari penelusuran awak media parkir tersebut di kelola seorang anggota LLAJR bermarga Marbun dan petugas parkir tersebut adalah anaknya.(Daily29/Ridawaty)












