https://wa.wizard.id/003a1b

PIKO’S Turun Tangan Bersihkan Jalan Kartini, Sindir Pemerintah Kotamobagu Soal Sampah yang Tak Kunjung Tuntas

Biro Kotamobagu
PIKO'S Turun Lapangan Bersihkan Sampah di Jalan Kartini Kota Kotamobagu, Jum'at,19/09/2025.

DAILYPOST.ID ,Kotamobagu, 19 September 2025 – Persoalan sampah di pusat Kota Kotamobagu kembali menjadi sorotan. Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Kartini yang menimbulkan bau menyengat akhirnya mendorong komunitas sosial Partner in Kinds (PIKO’S) untuk turun tangan melakukan aksi bersih-bersih pada Jumat (19/09/2025).

Aksi ini bukan sekadar kegiatan rutin PIKO’S yang biasa dilakukan tiap Jumat, melainkan juga bentuk kegelisahan warga atas lambannya penanganan masalah sampah di kawasan vital kota.

Arifin Mokodompit, Koordinator Lapangan PIKO’S, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kepedulian masyarakat yang merasa jenuh dengan kondisi tersebut.

“Sudah lama masalah sampah di sini tidak terselesaikan. Bau menyengat dan tumpukan sampah jelas merusak wajah kota. Meski gerakan ini kecil, kami ingin menunjukkan bahwa ada kepedulian nyata dari masyarakat. Harapan kami, pemerintah lebih serius menangani persoalan ini,” tegas Arifin.

Aksi yang dipimpin langsung oleh Putri Gona Nender, owner Toko Kosmetik MOCNA sekaligus pendiri PIKO’S, turut menggerakkan seluruh anggota komunitas untuk membersihkan area pertokoan di Jalan Kartini. Mereka ingin menunjukkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama.

Namun, PIKO’S menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah tegas dan berkelanjutan. Jalan Kartini adalah pusat perputaran ekonomi dan wajah Kota Kotamobagu. Jika masalah sampah dibiarkan berlarut, bukan hanya mengganggu kenyamanan warga dan pedagang, tapi juga mencoreng citra kota.

Aksi bersih-bersih ini pun menjadi sindiran halus bagi pemerintah. Jika komunitas kecil bisa mengambil langkah nyata, mengapa pemerintah dengan sumber daya lebih besar masih membiarkan persoalan klasik ini berlarut-larut?

Gerakan PIKO’S menunjukkan bahwa perubahan bisa dimulai dari hal sederhana. Namun, tanpa dukungan kebijakan yang jelas dan tindakan konkret dari pemerintah, persoalan sampah di pusat kota akan terus berulang. (Man)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version