Indramayu – Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Indramayu Tahun 2026 berlangsung meriah di Halaman Pendopo Indramayu, Sabtu (31/10/2026).
Mengusung tema Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045, kegiatan tersebut diramaikan dengan Pasar Murah dan stand UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan.
Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Hj. Idah Nuryani, S.E dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Bank Bjb pihak sponsor seperti Politama Propindo, Radio Elshanda, Bulog, Elzatta, Klinik Humairah, Master Juice, dan seluruh pihak yang mendukung kemeriahan Hari Gerak PKK tahun ini.
“Tujuan utama PKK adalah fokus pada pemberdayaan perempuan, perlindungan keluarga, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hj. Idah.
Ia memaparkan beberapa program kerja yang dijalankan, diantaranya bidang Ekonomi dengan pengelolaan kegiatan dunia usaha dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui UMKM, bidang Sosial dan Kesehatan melalui pembagian kacamata gratis, peningkatan kapasitas perempuan melalui kursus keterampilan, serta optimalisasi Posyandu untuk layanan kesehatan dan imunisasi masyarakat, serta bidang Keluarga melalui diskusi perkembangan keluarga dalam konteks berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Dra. C.H. Iin Indrayati, M.Si yang mewakili Bupati Indramayu dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan kompetensi KKM (Kader Keluarga Mitra) dalam mendukung program masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Tujuannya untuk memperkuat peran KKM sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kompetensi tersebut mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, koperasi, dan perencanaan keluarga.
Ia juga menyoroti adanya permasalahan sosial yang masih terjadi di Kabupaten Indramayu, seperti kasus kekerasan pada anak dan stunting yang memerlukan penanganan serius.
“KKM di tingkat desa, RT, hingga keluarga diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi anak-anak dan menjaga moral generasi muda demi masa depan bangsa,” pungkasnya.













