Gorontalo – Demi memastikan kelancaran proses pemberangkatan jemaah calon haji Provinsi Gorontalo tahun 2025, Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo telah menerapkan rekayasa arus lalu lintas dan pengaturan parkir di kawasan Asrama Haji Gorontalo, Senin (19/05/2025). Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan serta memastikan kenyamanan dan keamanan bagi jemaah.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas meliputi pengalihan jalur bagi kendaraan pengantar jemaah, pemberlakuan sistem satu arah di jalan utama sekitar asrama, serta penempatan petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial. Selain itu, area parkir juga telah diatur secara khusus dengan pemisahan antara parkir kendaraan pengantar, kendaraan jemaah, dan kendaraan operasional.
“Kami ingin memastikan bahwa proses pemberangkatan jemaah calon haji berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Oleh karena itu, pengaturan arus lalu lintas dan parkir menjadi hal yang sangat penting untuk kami prioritaskan,” ujar jamal.

Dinas Perhubungan juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, dan petugas keamanan setempat untuk memastikan pelaksanaan rekayasa ini berjalan efektif. Petugas akan bersiaga sejak pagi hingga malam hari selama masa pemberangkatan jemaah calon haji.
Sejumlah pengantar jemaah yang ditemui mengapresiasi upaya Dinas Perhubungan dalam mengelola lalu lintas dan parkir di area Asrama Haji.
“Dengan pengaturan seperti ini, kami merasa lebih nyaman dan tidak khawatir akan kemacetan,” ujar salah satu pengantar.
Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo mengimbau kepada seluruh pengantar jemaah untuk mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi kelancaran bersama. .













