https://wa.wizard.id/003a1b

Relawan Pendamping Ukail Buka Suara Soal Polemik Penggalangan Dana Donasi

Dailypost.id
Anggota TRC PPAI Gorontalo selalu Relawan Pendamping Adik Ukail, Sabtu (11/09/23).

DAILYPOST.ID , Limboto- Sekretaris TRC PPAI (Tim Reaksi Cepat Persatuan Pengemudi Ambulans Indonesia) Gorontalo, Rahmat Olii angkat bicara terkait tudingan pihak keluarga Kakek Pakaya Tolinggi, yang tidak lain adalah Kakek dari Ukail, bocah korban tabrak lari di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara beberapa waktu lalu.

Diwawancarai media di salah satu Warkop di Limboto, Sabtu malam (11/11/2023) Rahmat didampingi beberapa anggota TRC PPAI Gorontalo menegaskan, penggalangan dana untuk kepentingan Ukail dan Kakek Pakaya Tolinggi dilakukan secara individu atau personal para penggalang, sehingga tidak melibatkan nama organisasi TRC PPAI Gorontalo.

Ia juga memastikan, uang hasil penggalangan donasi untuk Ukail itu masih ada. Namun pihaknya selaku Relawan Pendamping Ukail belum punya data rill, berapa total donasi yang terkumpul dari berbagai penggalang.

“Dipastikan dana itu ada! Tapi untuk totalnya kami tidak tahu pasti. Karena itu ada di rekening si A, si B dan si C. Kemarin kita itu sempat bikin grup (WA) dan yang pegang dana itu ada semua (di dalam grup-red)” kata Rahmat.

Rahmat mengaku, meski masuk dalam anggota grup WA tersebut, ia tidak punya kapasitas untuk menanyakan berapa total dana yang sudah dikumpulkan oleh para penggalang. Kalaupun ada keluarga yang ingin memperoleh informasi mengenai transparansi donasi, maka bisa komunikasi dengan para penggalang dana.

“Saya tidak punya kapasitas untuk bertanya (ke penggalang) kamu punya dana berapa? Sebab grup itu dibuat semata-mata untuk keperluan tim pendampingan, jadi seharusnya ditanyakan ke donatur (penggalangnya) langsung,” kata Rahmat.

Di kesempatan itu, Rahmat juga menegaskan, tim relawan pendamping Ukail dan Kakek Pakaya Tolinggi saat ini masih fokus pada proses dan progres penyembuhan Ukail.

Sebelumnya, diperoleh informasi bahwa relawan pendamping Ukail dalam hal ini beberapa penggalang dana berniat mengumpulkan uang hasil donasi untuk didepositkan atas nama Kakek Pakaya Tolinggi.

“Hanya saja kita terkendala dengan administrasinya. Seperti Kartu Keluarga (KK), karena pihak bank itu meminta update KK terbaru. Sementara KK si Opa yang saat itu ada di rumah sakit itulah yang kita kirim (ke bank-red). Ternyata di KK itu masih ada nama si Opa, orangtua Ukail dan Ukail. Jadi mereka minta KK terbaru,” tutur Rahmat.

Berkaitan dengan pengurusan administrasi tersebut, Rahmat menyebut pihaknya sudah konfirmasi ke pihak desa setempat. Dan ia mendapat jawaban bahwa pengurusan KK baru memerlukan waktu.

“Saya sudah konfirmasi ke aparat desa di sana (Tanjung Karang) bahwa, pak untuk pengurusan KK yang baru mungkin memerlukan banyak waktu. Saya koordinasi lagi dengan penggalang, bagaimana dari pihak bank? Dan pihak bank minta agar pihak aparat desa membuat surat pernyataan terkait pengururusan KK yang baru. Dan beberapa wakti lalu saya sempat singgah ke kepala desa dan katanya sudah ada itu surat,” kata Rahmat. (daily02)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version