, Kota Gorontalo- Polemik yang memanas antara keluarga Kakek Pakaya Tolinggi dan relawan pendamping Ukail (RPU) akhirnya menemui titik terang setelah dilakukan mediasi di Basement Mira Sehati, Kota Gorontalo, pada (12/11/2023).
Mediasi ini bertujuan untuk menyelesaikan perbedaan pandangan dan mencari solusi terbaik guna memastikan donasi yang diberikan oleh para donatur dapat digunakan secara optimal.
Pihak keluarga, yang awalnya mengajukan gugatan terkait dugaan penggelapan donasi oleh Relawan Pendamping Ukail, akhirnya mencapai kesepakatan damai dengan pihak relawan.
Dalam upaya mediasi yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk donatur, perpanjangan tangan donatur, Relawan Yayasan Cinta Kemanusian Gorontalo, Tim investigasi nama baik relawan, komunitas pemuda relawan Gorontalo, dan media massa, situasi sempat memanas akibat perdebatan antara keluarga dan relawan. Namun, berhasil diatasi dengan baik dan dilanjutkan dengan penyampaian data transparansi pengelolaan dana oleh RPU.

Meski sempat kualahan dalam menjawab sejumlah pertanyaan dari para saksi yang hadir, RPU mampu membuktikan transparansi pengelolaan dana sesuai dengan yang diminta oleh keluarga. Keluarga Kakek Pakaya Tolinggi pun berharap donasi yang telah disalurkan oleh para donatur dapat dimanfaatkan secara tepat untuk pengobatan adik Ukail dan kebutuhan keluarga tanpa ada hambatan.
Di sisi lain, relawan pendamping Ukail juga menyampaikan harapannya agar donasi yang diberikan oleh para donatur dapat digunakan secara tepat guna dan benar-benar untuk kebutuhan jangka panjang kakek dan adik Ukail. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa dana yang terkumpul tidak disalahgunakan oleh pihak lain selain Kakek Pakaya dan adik Ukail.
Selain itu, sejumlah perpanjangan tangan donatur melaporkan hasil donasi yang terkumpul di rekening masing-masing. Mereka menyatakan bahwa dana tersebut masih utuh, tetapi memerlukan petunjuk lebih lanjut mengenai peruntukan dan pengelolaannya, baik untuk disimpan di deposit atau diserahkan sepenuhnya kepada keluarga. Mereka menegaskan harapan agar uang yang terkumpul tidak disalahgunakan oleh pihak selain yang bersangkutan, mengingat jumlah donasi yang signifikan.
Dengan berakhirnya polemik ini melalui mediasi, diharapkan donasi yang diberikan oleh masyarakat dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan dan kesejahteraan Kakek Pakaya Tolinggi serta adik Ukail.
Semua pihak berharap agar kejadian ini menjadi momentum untuk lebih meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan donasi di masyarakat.
(Vt)













