https://wa.wizard.id/003a1b

Sangadi Moyag Todulan Dampingi Langsung Penyaluran Bantuan Gizi untuk Anak Stunting, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat

Biro Kotamobagu

DAILYPOST.ID ,Kotamobagu – Kepedulian terhadap masa depan generasi kembali ditunjukkan melalui aksi nyata penanganan stunting di Desa Moyag Todulan. Pada Rabu, 12 Maret 2026, bantuan makanan bergizi disalurkan langsung kepada salah satu anak stunting di RT 04, Dusun 2, Desa Moyag Todulan.

Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan oleh ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana dan turut didampingi langsung oleh Sangadi Moyag Todulan, Roliadi Modeong, sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kondisi warganya.

Dalam suasana penuh kehangatan, bantuan berupa susu, makanan tambahan, serta kebutuhan gizi lainnya diserahkan langsung kepada keluarga penerima. Tidak hanya simbolis, kegiatan ini juga menjadi bentuk pendekatan humanis, di mana para peserta berinteraksi langsung dengan keluarga dan anak yang menerima bantuan.

Program seperti ini sejalan dengan upaya serius Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk organisasi kemasyarakatan dan unsur TNI. Penanganan stunting sendiri tidak hanya menyangkut kesehatan, tetapi juga masa depan generasi bangsa.

Bahkan, berbagai program edukasi dan bantuan nutrisi terus digencarkan oleh pemerintah dan TP-PKK untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dini.

Peran Aktif Sangadi, Hadir untuk Warganya

Kehadiran Sangadi Moyag Todulan dalam kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk tanggung jawab langsung terhadap kondisi masyarakat desa.

Roliadi Modeong tampak mendampingi seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyerahan bantuan hingga dialog dengan keluarga penerima. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting dalam memastikan setiap warga mendapatkan perhatian, terutama dalam isu kesehatan anak.

“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap masa depan anak-anak di desa. Pemerintah desa tentu tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menekan angka stunting,” ujar Roliadi Modeong.

Ia juga menambahkan bahwa perhatian terhadap anak-anak yang mengalami stunting harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sekali kegiatan.

“Kami akan terus memantau perkembangan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Harapan kami, dengan adanya bantuan dan pendampingan seperti ini, kondisi mereka bisa semakin membaik,” tambahnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Stunting

Kegiatan yang melibatkan Persit Kartika Chandra Kirana ini menjadi bukti bahwa penanganan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak. Mulai dari pemerintah, organisasi perempuan, hingga masyarakat harus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah juga menegaskan bahwa stunting merupakan isu serius yang harus ditangani bersama, karena berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Harapan untuk Generasi Lebih Sehat

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak semakin meningkat. Tidak hanya bantuan, edukasi kepada orang tua juga menjadi kunci dalam mencegah stunting sejak dini.

Dengan keterlibatan aktif Sangadi Moyag Todulan, program-program seperti ini diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Langkah kecil yang dilakukan hari ini menjadi investasi besar untuk masa depan—mewujudkan generasi Moyag Todulan yang sehat, kuat, dan berdaya saing. (Salman)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version