https://wa.wizard.id/003a1b

Stok BBM Sulselbar Dipastikan Aman, Pertamina Ajak Stakeholder Atasi Antrean SPBU

Dailypost.id

DAILYPOST.ID Makassar – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat, Sabtu (04/04/2026).

Di tengah dinamika situasi yang berkembang, Pertamina mengambil langkah antisipatif dengan meningkatkan penyaluran BBM ke sejumlah SPBU di atas rata-rata kebutuhan normal harian. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan, khususnya di wilayah yang mengalami lonjakan konsumsi dan antrean.

Meski pasokan telah ditingkatkan secara signifikan, Pertamina mencermati masih adanya antrean di beberapa SPBU. Kondisi ini dinilai tidak wajar, mengingat tambahan stok telah disalurkan melebihi kebutuhan normal harian.

Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak untuk mengidentifikasi serta mengurai penyebab antrean, baik dari sisi pola konsumsi masyarakat, distribusi di lapangan, maupun potensi adanya penyimpangan.

Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum (APH) guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal, tepat sasaran, serta mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi.

“Kami memastikan stok BBM di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan. Bahkan, kami telah menyalurkan BBM hingga 200 persen dari penyaluran normal harian untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di lapangan,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, kondisi antrean yang masih terjadi memerlukan perhatian serius dan kolaborasi seluruh stakeholder untuk segera diurai secara menyeluruh.

“Dengan tambahan pasokan yang sudah dilakukan, antrean yang masih terjadi menjadi perhatian bersama. Kami mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, untuk mengawal distribusi energi agar tetap tepat sasaran. Masyarakat juga diimbau tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan,” tambahnya.

Pertamina menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di lapangan, termasuk mengantisipasi adanya oknum yang mencoba memanfaatkan situasi.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Pertamina juga membuka layanan pengaduan bagi masyarakat yang menemukan kendala distribusi maupun indikasi penyalahgunaan. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Pertamina di nomor 135.

Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan distribusi energi dapat berjalan lebih optimal, antrean segera terurai, dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version