,KOTAMOBAGU,– Pemerintah Kota Kotamobagu sukses menggelar Lomba Innovative Government Award (IGA) Kota Kotamobagu ke-6 Tahun 2025. Ajang yang berlangsung sejak 8 Oktober hingga 12 Desember 2025 ini resmi ditutup pada Jumat (12/12/2025) di Aula Kantor Bappelitbangda Kota Kotamobagu.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Kotamobagu, Adnan Massinae, mewakili Wali Kota Kotamobagu. Lomba IGA merupakan agenda tahunan Pemkot Kotamobagu sebagai wadah mendorong lahirnya inovasi kreatif yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Dalam pelaksanaannya, lomba ini diikuti oleh peserta dari kategori Perangkat Daerah dan Kategori Umum. Seluruh inovasi yang dilombakan melalui proses penilaian ketat, mulai dari presentasi, wawancara, hingga verifikasi lapangan oleh tim penilai.
Daftar Pemenang Lomba IGA Kota Kotamobagu 2025
Kategori Perangkat Daerah
- Juara I: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
Inovasi: PAK CAPIL KELILING
Nilai: 82,33 - Juara II: Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Inovasi: SIAP TERTIB
Nilai: 80,67 - Juara III: Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM
Inovasi: KOPER KITA
Nilai: 74,56 - Inovator Terbaik: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Inovasi: Monitoring dan Evaluasi Peningkatan Layanan Air Bersih
Nilai: 73,67
Kategori Umum
- Juara I: Engelina Kawuwung (SMP Kristen Kotamobagu)
Inovasi: SI EMAK Peduli
Nilai: 83,00 - Juara II: Darwis Ibrahim
Inovasi: Kotamobagu Go Organik
Nilai: 79,37 - Juara III: Affandi Basso, SS
Inovasi: Nutrisi Tanaman Cair
Nilai: 78,33 - Inovator Terbaik: Drs. Sofyanto, M.Si
Inovasi: Batik Mongondow Warisan Budaya
Nilai: 78,00
Melalui lomba IGA ini, Pemerintah Kota Kotamobagu berharap inovasi yang lahir tidak hanya berhenti pada ajang perlombaan, namun dapat diimplementasikan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Pemkot Kotamobagu menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem inovasi yang kuat, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi nyata bagi kebutuhan daerah.(*)












