, Gorontalo – Sebanyak tiga desa yang berada di Kecamatan Telaga Biru menerima bantuan motor sampah dari anggota DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo, Espin Tulie.
Penyerahan bantuan ini dilakukan Espin saat menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2022-2023 di Kantor Desa Lupoyo Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
“Ada yang berbeda di reses kali ini, karena kebetulan anggaran APBD-P 2022 kami memprogramkan motor viar untuk mengangkut sampah yang ada di desa. Untuk tahun ini saya memprogramkan tiga unit melalui dinas lingkungan hidup,” ungkapnya. Kamis (03/11/2022).

Desa Lupoyo menjadi salah satu dari tiga desa yang mendapatkan bantuan motor sampah ini. Espin merasa motor ini sangat dibutuhkan masyarakat Lupoyo, mengingat daerah itu juga berbatasan langsung dengan Danau Limboto.
“Ada tiga desa yang terpilih mendapatkan motor ini, yang pertama Desa Lupoyo, dan desa ini berbatasan langsung dengan Danau Limboto, sehingga produksi sampahnya pasti banyak,” jelasnya.
Selain Lupoyo, Desa Tuladenggi juga ikut kebagian bantuan dari legislator PDI-Perjuangan tersebut. Menurutnya, sebagai desa yang berada di kawasan jalan trans, sampah menjadi hal yang perlu diperhatikan agar tidak membuat daerah itu terlihat kotor.

“Kemudian Desa Tuladenggi, yang kita tau bersama letaknya berdampingan dengan jalan trans dan Polda Gorontalo. Sehingga motor pengangkut sampah ini bisa digunakan untuk mengangkut sampah agar keliatan bersih,” tutur Espin.
“Terakhir Pentadio Barat, dimana kita tau bahwa disini adalah kawasan wisata. Pastinya ini berguna untuk masyarakat disitu, baik itu untuk mengangkut sampah rumah tangga dan sampah bekas pengunjung tempat wisata,” sambungnya.
Pada reses itu masyarakat juga mengaspirasikan tentang perbaikan tanggul kepada Espin. Dikatakan masyatakat setempat bahwa apabila musim penghujan, mereka selalu menerima kiriman sampah dari desa lain.
Olehnya Espin merasa pembuatan tanggul menjadi salah satu hal urgen yang perlu direalisasikan kedepan.
“Desa Lipoyo ini selalu menerima kiriman sampah dari desa lain, apalagi kalau hujan. Sehingga mereka mengaspirasikan perbaikan atau pembangunan kembali tanggul yang ada di sekitar pesisir Danau Limboto. Saya rasa ini sangat dibutuhkan masyarakat Lupoyo,” tandasnya. (adv/Iyal)












