, Asahan – BUPATI Asahan Surya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi penyerapan anggaran APBD pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2022 dan penanganan dampak inflasi.
Rakor yang dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi tersebut dilaksanakan di Grand City Hall Medan, Rabu (2/11/2022).
Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, saat ini, Provinsi Sumatera Utara (Provsu) masuk dalam 10 daftar daerah terbaik yang mampu mengendalikan inflasi. Dimana, angka inflasi di Provsu mencapai 5,66%, sedangkan untuk nasional pada angka 5,7%.
Untuk itu, ia berharap kepada seluruh kepala daerah dan stakeholder, agar dapat mempertahankan posisi ini dan dapat berkolaborasi dalam menjaga perekonomian di Sumut.
“Adapun hal-hal yang dilakukan untuk menjaga kestabilan inflasi ini adalah melakukan rapat 3 bulan sekali bersama kabupaten/kota untuk meminta kepada seluruh stakeholder dan kepala daerah se-Sumut untuk bersama-sama mengantisipasi terjadinya inflasi di Sumut dan segera melakukan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mengendalikan inflasi yang terjadi di daerah,” terangnya.
Pasca mengikuti Rakor tersebut, Bupati Asahan Surya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan akan mengikuti arahan yang diberikan oleh Gubsu dalam menekan angka inflasi di Kabupaten Asahan.
Ia juga menjelaskan langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Asahan dalam menghadapi inflasi, seperti dinas terkait akan terus menjaga keterjangkauan harga, daya beli masyarakat, kelancaran distribusi dan transportasi, kestabilan harga pangan dan ketersediaan bahan pangan.
“Jika ditemukan adanya hambatan dalam hal tersebut, kita harus mengambil langkah untuk menjaga hal yang tidak diinginkan. Bukan itu saja, Pemkab Asahan juga akan mengopimalkan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Asahan yang sudah dibentuk, sehingga dapat menyelesaikan hambatan dan permasalahan pengendalian inflasi di Kabupaten Asahan,” pungkasnya. (Daily/Wanty)












