, KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota Kotamobagu terus berupaya memperkuat pilar ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor koperasi. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya secara resmi Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian yang diselenggarakan untuk para pengurus dan pengelola koperasi di seluruh wilayah Kotamobagu.
Mewakili Wali Kota Kotamobagu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) secara resmi membuka agenda strategis tersebut. Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa koperasi memiliki peran vital sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, sehingga profesionalisme dalam pengelolaannya menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi di era persaingan global saat ini.
Pemerintah daerah berharap melalui pelatihan ini, para pengurus koperasi dapat memahami tata kelola administrasi yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Selain aspek manajerial, diklat ini juga memfokuskan pada pengembangan inovasi usaha agar koperasi tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam konvensional, tetapi mampu bertransformasi menjadi unit usaha yang produktif dan kompetitif.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga melalui penguatan lembaga keuangan mikro. Dengan koperasi yang sehat dan dikelola oleh SDM yang mumpuni, diharapkan distribusi modal bagi pelaku UMKM di tingkat akar rumput dapat berjalan lebih efektif.
Seluruh peserta diklat diminta untuk mengikuti rangkaian materi dengan serius agar ilmu yang didapatkan bisa langsung diimplementasikan di masing-masing lembaga. Pemkot Kotamobagu optimis bahwa penguatan sektor perkoperasian akan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. (*)













