, Gorontalo Utara – Usai dilantik sebagai Bupati Gorontalo Utara (Gorut) sisa masa jabatan 2018-3023, Thariq Modanggu S.Ag., M.PdI, mengikuti prosesi adat Molo’opu, Selasa (28/06/2022).
Prosesi adat Molo’opu yang berlangsung di rumah dinas bupati itu, dihadiri Walikota Gorontalo, Marten Taha, Ketua DPRD Kabupaten Gorut, pimpinan OPD, FORKOPIMDA, KAKANDEPAG Gorut, para camat, Ketua Wilayah adat, para pemangku adat dan juga para tamu undangan lainnya.
Menurut Bupati Gorut, Thariq Modanggu, pengambilan sumpah dan prosesi adat Molo’opu terhadap dirinya sebagai Bupati Gorut adalah dua hal yang sangat komplementer.
“Sebelumnya telah bersumpah dan diambil sumpah sebagai bupati Gorut, hari ini sumpah itu diterjemahkan secara struktural dalam bentuk pesan-pesan luhur dalam prosesi adat Gorontalo. Kedua hal ini bagi saya adalah yang sangat komplementer,” ujarnya.
Sebelumnya Thariq juga telah mengungkapkan dihadapan para pimpinan OPD, sekretaris dan para camat, pada kegiatan rapat kerja (raker) dan pembinaan ASN, terkait pelaksanaan sumpah dalam melaksanakan tugas sebagai Bupati Gorut.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepada walikota Gorontalo yang telah hadir dan memberikan nasehat untuk sabar dan tetap memberikan pelayanan yang baik.
“Terima kasih juga kepada Pak Walikota dan tuan Bate dalam memberikan wejangan dengan nasehat-nasehat yang sangat penting,” tutur bupati.
Hal yang sama pula ia sampaikan kepada sekertaris daerah serta jajaran yang telah mempersiapkan prosesi adat Molo’opu secara cermat. Hal yang sama pula disampaikannya kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA).
Atas nama pemerintah daerah (Pemda), ia juga mengungkapkan terima kasihnya kepada FORKOPIMDA atas dukungan selama ini dalam menciptakan pengayoman, keamanan dan ketertiban, termasuk penegakkan hukum di Gorut.
“Termasuk juga pada penyelenggaraan acara ini, sebagai satu bentuk pelestarian budaya yang akan kita anut dan laksanakan hingga akhir hayat kita,” tutup Thariq. (Adv/Daily05)













