MINAHASA TENGGARA – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di SPBU 74.959.01 Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Langkah ini dilakukan setelah muncul video siaran langsung seorang konsumen yang viral di media sosial pada 7 Mei 2026 dan memicu perhatian publik terkait distribusi BBM subsidi.
Tim SBM Sulutgo II Fuel langsung melakukan pengecekan lapangan serta penelusuran rekaman CCTV untuk memastikan informasi yang beredar.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya transaksi konsumen yang terindikasi melakukan penyalahgunaan distribusi Biosolar menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi.
Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan pembinaan kepada pihak SPBU berupa skorsing sementara penyaluran produk JBT Biosolar.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar tetap tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pengawasan distribusi energi subsidi terus diperkuat melalui berbagai mekanisme pengawasan.
“Setiap indikasi penyalahgunaan akan ditindaklanjuti secara serius. Penyaluran BBM subsidi harus benar-benar digunakan oleh masyarakat yang berhak,” ujar Lilik.
Ia menjelaskan, pengawasan dilakukan secara berlapis melalui monitoring transaksi, pengecekan lapangan, hingga koordinasi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.
Pertamina juga mengingatkan seluruh lembaga penyalur agar menjalankan operasional sesuai prosedur serta lebih selektif dalam melayani konsumen BBM subsidi, termasuk memastikan kesesuaian kendaraan dan transaksi di lapangan.
Masyarakat pun diimbau turut berperan aktif dalam pengawasan distribusi energi dengan melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran atau aktivitas mencurigakan di SPBU.
Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan evaluasi dan pengawasan berkala akan terus dilakukan guna menjamin distribusi BBM subsidi berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.













