https://wa.wizard.id/003a1b

Wagub Gorontalo Ajak Perempuan dan Gen Z Melek Finansial agar Tak Terjebak Pinjol dan Judi Online

Dailypost.id
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama perwakilan OJK, pimpinan PNM dan jajaran Perbankan, saat membunyikan alat musik tradisional Polopalo sebagai tanda dibukanya kegiatanliterasi dan inklusi, Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), di Grand Sumber Ria, Rabu (21/5/2025). Foto – Diskominfotik

DAILYOPOST.ID Gorontalo – Lebih dari seribu perempuan dari berbagai pelosok Provinsi Gorontalo memadati Grand Sumber Ria pada Rabu (21/5/2025). Bukan untuk demo atau konser, melainkan untuk mengikuti Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), sebuah program edukasi keuangan yang digelar oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan berbagai lembaga keuangan strategis.

Namun yang membuat acara ini tak biasa adalah pesan tegas Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, kepada para peserta.

“Perempuan Gorontalo harus bangkit, jangan terus bergantung pada utang! Kita harus cerdas gunakan modal dan berani mandiri secara finansial,” tegas Idah di hadapan ribuan peserta.

Idah menyentil kebiasaan sebagian pelaku usaha kecil yang terjebak dalam lingkaran pinjaman tanpa peningkatan produktivitas. Ia mengajak perempuan untuk tidak sekadar menerima bantuan, tetapi juga bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri yang tahan banting secara ekonomi.

“Modal itu penting, tapi cara memanfaatkannya lebih penting. Jangan hanya pintar meminjam, tapi juga harus pintar menabung dan berinovasi,” tambahnya.

Tak berhenti di situ, Idah juga menyuarakan kekhawatirannya terhadap generasi muda yang mulai terjerumus ke dalam fenomena pinjaman online ilegal, judi daring, hingga investasi bodong karena minim literasi keuangan.

Wagub Idah menyebut Generasi Z sebagai tulang punggung masa depan ekonomi digital Indonesia. Namun tanpa pemahaman literasi keuangan yang kuat, kelompok ini justru bisa menjadi target empuk berbagai kejahatan keuangan berbasis digital.

“Gen Z harus dibekali skill kelola uang, paham investasi, dan mampu bangun usaha sejak dini,” ujar Idah.

Program Gencarkan diharapkan menjadi solusi awal untuk mempersempit jurang ketidaktahuan dan membekali masyarakat dengan pemahaman keuangan yang komprehensif.

Pimpinan PNM Cabang Manado, Zulfikar Arsyad, menyampaikan bahwa edukasi keuangan ini tak berdiri sendiri. PNM menggandeng sejumlah mitra seperti BRI, Bank Indonesia, Pegadaian, dan Bank SulutGo, guna memperluas cakupan pemahaman, termasuk penggunaan teknologi seperti QRIS dan Pegadaian Digital Service.

“Kami ingin masyarakat punya kemampuan mengambil keputusan finansial secara tepat. Jangan sampai mudah tergiur janji palsu pinjaman instan,” jelas Zulfikar.

Hingga saat ini, PT PNM telah mendampingi lebih dari 93.000 perempuan nasabah di seluruh wilayah, termasuk Gorontalo.

Kegiatan ini juga turut dihadiri tokoh-tokoh penting di sektor keuangan seperti Kepala OJK Sulutgo, Malut Robert Sianipar, Kepala BI Gorontalo Bambang Permana, dan Direktur Operasional Bank SulutGo Lousia Jeane. (ad/d09)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version