https://wa.wizard.id/003a1b

Abdullah Aktivis Probolinggo: Tolong Berikan Hak Warga Maron Atau Kami Yang Akan Bertindak

DAILYPOST.ID , Probolinggo – Lagi-lagi rakyat yang menjadi korban akibat dampak galian c di Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang akhir-akhir ini viral dituntut warga setempat dari empat desa yang terdampak akibat buruknya tambang terhadap lingkungan sekitar.

Saat ini warga kembali dihebohkan dengan adanya jembatan pekalen yang porak-poranda akibat pembongkaran jembatan yang dilalui dum truk tambang.

Kini jembatan peklen itu tinggal sisa puing-puing yang mengenaskan salah satu warga maron kidul pada saat di lokasi geleng-geleng kepala melihat pemandangan di depannya. Mereka bertanya siapa yang bertanggung jawab untuk memperbaiki jembatan itu?

Aktivis Kabupaten Probolimggo Abdullah S. Juga mempertanyakan bagaimana nasib rumah-rumah retak yang di pinggir lokasi tambang yang dihantui longsor akibat galian c yang hanya berjarak dua meter dari pemukiman warga Desa Brabe.

“Saya berharap para pemangku kebijakan dalam melindungi hak-haknya masyarakat untuk turun ke lokasi dan mengecek, apa dampak dari kegiatan tambang tersebut dan apakah sudah sesuai dengan ijin atau menyalahi ijin yang sudah diberikan oleh pemerintah, Kasihan mas rakyat di plokoto begini,” ungkap Abdullah kepada media Dailypost.id di kediamannya, Senin (27/11/23).

Sementara kepala Desa Brabe Sunardi  mengungkapkan,” Saya tidak mau tau, pokoknya harus sesuai dengan kesepakatan awal reklamasi jalan tanggung jawab penambang, apabila tidak bertanggung jawab maka rakyat kami akan melakukan langkah langkah pengamanan” tutur Sunardi.

Sementara Kades Maron Kulon Hasan menambahkan,” Kami sangat menyayangkan terhadap perilaku para penambang yang tidak profesional dan merampas hak warga maron yang terdampak, mereka hanya memberikan harapan palsu. Rakyat kami juga tidak akan diam kalau hak mereka tidak diberikan,” pungkasnya.

Pewarta : Mayapadha Pasopati

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version