Gorontalo –Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah. Penyaluran secara simbolis dilakukan langsung oleh Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail di tiga desa di Kabupaten Gorontalo, yakni Desa Tuladenggi (Kecamatan Telaga Biru), Desa Luhu (Kecamatan Telaga), dan Desa Bulota (Kecamatan Telaga Jaya), Rabu (23/07/2025).
“Alhamdulillah, hari ini bantuan beras CPP yang pekan lalu kami lepas dari gudang Bulog sudah tiba dan mulai disalurkan kepada keluarga penerima manfaat. Ini merupakan wujud nyata tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kestabilan harga beras di tengah masyarakat,” ujar Gusnar dalam sambutannya di Desa Tuladenggi.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, total penerima bantuan beras CPP 2025 di Gorontalo mencapai 116.276 KPM, dengan rincian di Kabupaten Gorontalo sebanyak 46.858 KPM. Khusus di tiga desa tempat penyaluran perdana, jumlah penerima meliputi 454 KPM di Desa Tuladenggi, 271 KPM di Desa Luhu, dan 246 KPM di Desa Bulota.
Gubernur Gusnar menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mengantisipasi lonjakan harga beras di pasaran.
“Awalnya saya bersama Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo berdiskusi untuk mencari solusi jika harga beras melonjak. Kami segera berkomunikasi dengan Bulog, dan alhamdulillah bantuan pangan ini bisa direalisasikan. Bantuan ini berasal dari pemerintah pusat atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto melalui Perum Bulog,” terangnya.
Dalam penyaluran tersebut, setiap KPM menerima 20 kilogram beras, yang diperuntukkan untuk bulan Juni dan Juli 2025.
“Harapan kami, bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat serta mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan pokok,” tutup Gubernur Gusnar.













