https://wa.wizard.id/003a1b

Bupati Hamim Pou Paparkan Kinerjanya di Hadapan Tim Verifikasi Sekretariat Negara

Dailypost.id
Bupati Bonebol, Hamim Pou saat memaparkan kinerjanya di depan Sekretariat Negara. (Foto: Diskominfo Bonebol)

DAILYPOST.ID , Bone Bolango – Bupati Bone Bolango (Bonebol) Hamim Pou, sebelumnya telah diusulkan menjadi kandidat penerima Anugerah Satya Lencana Wira Karya oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan-RI).

Oleh karena itu tim dari Sekretaris Militer (Sekmil) Presiden RI, telah melaksanakan kewajibannya untuk turun ke lapangan melakukan verifikasi terhadap usulan dari Kementan RI itu.

Setelah dilaksanakannya kegiatan tersebut, maka Bupati Hamim di hadapan tim verifikasi dari Sekretariat Negara, memaparkan kinerjanya, Kamis (06/04/2023), di Ruang Rapat Bupati, dimana pemaparan tersebut
menjelaskan bagaimana kontribusinya sebagai bupati dalam menciptakan dua inovasi, sebagai penyangga ekonomi hijau, menahan laju inflasi dan mendongkrak Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Terdapat 2 Inovasi yang dipaparkan Bupati Hamim, terkait dengan pengembangan ternak sapi, melalui program ternak rakyat mandiri dan pengembangan pertanian cabai swadaya bebas pestisida.

Bupati Hamim menjelaskan dalam paparnya, salah satu alasan mengapa pengembangan ternak sapi jadi program yang dipilih dan menjadi fokus Pemkab Bonebol. Karena bagi masyarakat Gorontalo khususnya Bonebol, ternak sapi ini menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat pada umumnya sehingga hal itu menjadi mindset, maka tertanam dalam diri masyarakat bahwa beternak sapi menjadi harga diri.

Tak hanya itu saja, dengan adanya ternak sapi dapat membantu perekonomian masyarakat dan juga membantu dalam biaya pendidikan anak.

“Bagaimana inovasi ternak sapi mandiri memberikan dampak mengurangi jumlah rakyat miskin , meningkatkan kepemilikan aset OCOS (One Cow One Scholar/ 1 Sapi 1 Sarjana). Banyak warga bisa menyekolahkan anaknya hingga mencapai sarjana, karena beternak sapi,”jelas Bupati Hamim.

Lantas, bagaimana dengan pengembangan di sektor pertanian organik? Bupati Hamim juga telah mempersiapkan serta memikirkan matang-matang apa yang akan dilakukannya. Dirinya mengatakan lewat inovasi ini, terjadi perubahan kondisi signifikan untuk produksi cabai rawit, misalnya pada tahun 2018 terdapat 11.972 meningkat menjadi 22.384 kw di tahun 2022 (sumber BPS) begitupun produksi kopi, hingga populasi sapi mengalami meningkatan.

“Ada banyak kemanfaatan yang diperoleh, lewat adanya komoditas pertanian organik, maka kesuburan lahan pertanian semakin terjaga dan untuk ternak sapi mandiri telah dijadikan tabungan untuk membiayai pendidikan anak.”tandas Bupati dua periode itu.

Sumber: Diskomonfotik
Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version