Boalemo — Pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo pada Jumat (05/04/2024) untuk meninjau progres pembangunan Jembatan Buti yang telah dianggarkan pada tahun 2023.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Laode Haimudin menyampaikan hasil kunjungan tersebut dengan mengungkapkan adanya keluhan masyarakat terkait pembangunan jembatan tersebut.
“Kami mendengar keluhan masyarakat, terutama terkait kondisi rumah di sebelah kanan jembatan Buti. Pasca pembongkaran, jalan motor mereka tidak dikembalikan ke kondisi semula,” ungkap Laode.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, pihaknya telah menghubungi kontraktor untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut agar aktivitas masyarakat di bawah jembatan dapat berjalan lancar kembali.
“Meskipun kondisi jembatan Buti dinilai memadai, namun kami menemukan bahwa campuran cor di badan jalan masih kurang, sehingga perlu dilakukan perbaikan,” tambahnya.
Laode menegaskan pentingnya penanganan serius dari instansi terkait, mengingat jalan tersebut dibangun oleh masyarakat dengan gotong royong dan harus segera diperbaiki.
“Kontraktor telah berjanji untuk memperbaiki jalan tersebut setelah pembangunan jembatan selesai, namun hingga kini belum terealisasi. Kita tidak boleh mengabaikan masalah ini, pembangunan jembatan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun harus sesuai dengan kebutuhan mereka,” tegas Laode Haimudin.
Kunjungan kerja Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo ini memberikan gambaran bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya tentang konstruksi fisik semata, namun juga perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan langsung masyarakat yang terdampak.













