https://wa.wizard.id/003a1b

Ditjen PSP Alokasikan Anggaran Pengembangkan Pisang Gapi di Kabupaten Gorontalo

Kegiatan Harmonisasi dan Refleksi Kinerja oleh Ditjen PSP Tahun 2022. Foto: Istimewa

DAILYPOST.ID , Gorontalo – Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) mengalokasikan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo untuk pengembangan pisang gapi.

Pihak Ditjen PSP percaya bahwa Pemkab Gorontalo mampu membudidayakan tanaman pisang gapi lebih baik dari daerah lain.

Wakil Bupati Gorontalo, Hendra S. Hemeto menyampaikan apresiasinya kepada Ditjen PSP atas kepercayaan tersebut.

“Kegiatan ini sendiri bertujuan bagaimana rencana kerja Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian ke depan supaya semakin tajam dan juga tepat ke sasaran yang diinginkan, yang juga bisa berdampak baik bagi Kabupaten Gorontalo pada khususnya,” ungkap Wabup Hendra usai kegiatan yang berlangsung di Discovery Ancol Hotel, Taman Impian Jaya, Jakarta Utara, Sabtu (17/12/2022).

“Semoga kami pemerintah daerah bisa memegang amanah yang diberikan ini untuk pengembangan daerah lebih baik lagi,” tandas Wabup.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Rahmat Pomalingo melalui Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kabupaten Gorontalo, Sofyan Husin menyampaikan, pada kegiatan itu Kabupaten Gorontalo memberikan penghargaan kepada Menteri Pertanian atas alokasi anggaran yang diberikan.

“Kita dari pemerintah daerah perlu mengapresiasi hal tersebut. Sehingga di kegiatan tadi kita dari pemerintah daerah memberi penghargaan kepada pak Menteri terkait alokasi anggaran Upland itu,” ungkap Sofyan saat dihubungi via telephone.

Di Sulawesi sendiri, hanya Kabupaten Gorontalo dan Minahasa Selatan yang mendapatkan alokasi anggaran untuk pengembangan tanaman ini.

“Tadi itu pemberian penghargaan kegiatan Upland (Kegiatan pengembangan tanaman dataran tinggi). Menariknya itu, di Sulawesi hanya dua daerah yang dapat, yakni Minahasa Selatan dan Gorontalo,” tuturnya.

Budidaya pisang gapi di Gorontalo memang belum banyak, sehingga pihak Ditjen PSP berharap agar Pemkab Gorontalo mampu mendongkrak hal tersebut.

“Gorontalo dapat untuk pengembangan pisang gapi. Nah kenapa pisang gapi, karena pisang jenis ini rasanya lebih enak, daya simpannya lama, jika dibandingkan dengan pisang yang lain. Cuma memang ini tidak dikembangkan,” kata Sofyan.

Melalui dana on-granting, Pemkab Gorontalo akan berupaya agar budidaya pisang gapi ini bisa dilakukan.

“Jadi ada anggaran 10 miliyar yang namanya dana on-granting. Nah di 10 miliyar ini diperuntunkan untuk periode program dari 2021 sampai 2024. Di tahun 2022 ini lewat dana on-granting ada 5 miliyar, terus anggaran dari pusan lewat APBD sekitar 3,1 miliyar,” jelasnya.

“Tadi pak Wabup langsung yang menyerahkan penghargaan tersebut kepada pak Menteri Pertanian,” pungkasnya. (Iyal)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version