Gorontalo – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di daerah. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Konsolidasi Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang digelar di BPMP Gorontalo, Jumat (17/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gusnar meminta seluruh UPT Kemendikdasmen di Gorontalo untuk membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota. Menurutnya, permasalahan pendidikan tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang terintegrasi.
“Walaupun kewenangan kita berbeda antara pusat dan daerah, tujuan pembangunan kita tetap sama, yaitu masyarakat. Karena itu, setiap program harus dilaksanakan dengan koordinasi yang baik,” ujar Gusnar.
Di Gorontalo sendiri terdapat tiga UPT Kemendikdasmen, yakni Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan (KGTK), serta Kantor Bahasa (KB). Ketiganya turut ambil bagian dalam rapat yang juga dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Gusnar menyoroti masih adanya ketimpangan kualitas guru antar sekolah di Gorontalo. Selain itu, ia juga menyinggung persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang mencapai 25.501 orang pada tahun 2025.
Ia menekankan pentingnya akurasi data melalui koordinasi antara BPMP, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dengan data yang valid, program penanganan diharapkan bisa lebih tepat sasaran.
“Yang terpenting adalah koordinasi. Dengan kerja bersama, setiap pihak bisa mengambil perannya untuk menyelesaikan masalah pendidikan,” tambahnya.
Gubernur juga mengibaratkan penyelesaian persoalan pendidikan seperti kerja bersama atau “keroyokan” agar lebih efektif dan cepat.
Selain membahas isu pendidikan, pertemuan tersebut turut dimanfaatkan untuk menyosialisasikan pembangunan Gorontalo Islamic Centre. Gusnar mengajak seluruh pegawai untuk berpartisipasi melalui donasi guna mendukung pembangunan masjid raya tersebut.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan kesepakatan peningkatan mutu pendidikan di Provinsi Gorontalo. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BPMP Gorontalo Rudi Syaifullah, Kepala KGTK Hamzah Hippy, Kepala Kantor Bahasa Zamzam Hariro, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Gorontalo.












