Hari Kedua, Masyarakat Kembali Datangi Kantor Desa Pematang Pelintahan Sergai

Dailypost.id

DAILYPOST.ID , Serdang Bedagai – Hari kedua, Kamis (27/1/2022), masyarakat yang nama namanya selama ini merupakan penerima Bantuan Sosial (Bansos), tapi diduga telah dihapus oleh pemerintah desa (Pemdes), kembali mendatangi kantor Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

Kali ini mereka datang jumlahnya lebih banyak lagi dibanding hari sebelumnya, yakni sekitar puluhan orang.Mereka ingin mempertanyakan tentang pernyataan Kepala Desa (Kades) Pematang Pelintahan, Khoirul Anwar Rangkuti, yang mengatakan Khilap dan salah anggotanya, telahmemasukkan nama nama mereka kedalam daftar Verifikasi ketidak layakan penerima bansos.

Mereka seakan tidak percaya kalau hal itu merupakan sebuah kekhilapan dari pihak Pemerintahan Desa, karena dari data yang mereka terima ada sekitar 92 nama yang dimasukkan kedalam verifikasi tersebut. Bahkan mereka menduga hal itu sengaja dilakukan oleh Pemerintah Desa.

Dari data yang mereka dapat, 92 nama yang dihapus sebagai penerima bansos, terdiri dari berbagai jenis, yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPNT-PPKM, dan BPNT-PKH.

“Apanya yang khilap, masa penghapusan nama sampai 92 orang ini dinyatakan khilap.Ini bukan khilap” teriak Masdewani Br.Siregar bersama masyarakat lainnya, didepan kantor Kepala Desa Pematang Pelintahan.

Namun kedatangan mereka tersebut tidak berjumpa dengan kepala Desa, karena Kepala Desa tidak berada dikantor. Rasa kekecewaan merekapun semakin bertambah.

Setelah beberapa jam mereka menunggu, tiba tiba Kepala Dusun 3 Sariman Siregar datang kekantor desa tersebut. Warga yang tadinya tidak bertemu dengan Kepala Desa, langsung mendatagi Sariman, guna mempertanyakan tentang adanya dugaan kalau Kepala Dusun itu terlibat ikut menanda tangani daftar hadir musyaewarah yangbdilakukan desa dalam verifikasi 92 nama tersebut.

Sariman mengakui kakau dia ada menanda tangani, tapi dia mengatakan kalau dia tidakmengetahui tentang adanya rapat verifikasi data tersebut.” Memang itu tanda tangan saya, tapi saya tidak ada menghadri rapat itu”,ungkap Sariman.

Mendengar jawaban Sariman  spontan terdengar suara dari ibu ibu mengatakan musyawarah verfikasi nama nama yang dihapus oleh pemdes terbut diduga hanya rekayasa. “Musyawarahnya berarti rekayasa dong” ungkap warga secara spontan.

Ketika hal ini ingin dikonfirmasi Media kepada Kepala Desa Pematang Pelintahan,melalui WhatsAppnya,Kamis (27/1), Kades Khairul Anwar yang akrab disapa Erwin itu ternyata WhatsAppnya tidak aktif. (Daily14/Aripin)

Artikel Hari Kedua, Masyarakat Kembali Datangi Kantor Desa Pematang Pelintahan Sergai telah tayang di news.dailypost.id.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version