, Gorontalo- Setelah tertunda oleh gelombang pandemi pada tahun 2020, janji dan tekad Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo, untuk mengubah wajah pusat Isimu Tibawa akhirnya menjadi kenyataan dengan peresmian kawasan Taman DKI (Daerah Khusus Isimu).
Terletak di jantung kota, di area bekas terminal dan timbangan lama, taman ini menambah pesona megah pada pusat kota Isimu dengan anggaran sekitar Rp1,5 miliar. Fasilitas taman mencakup warung UMKM, tanaman bunga, serta paving blok. Keberadaan taman ini juga menghadap langsung ke Masjid Jami Isimu, menambah nuansa religius di sekitar area.
Bupati Nelson dalam sambutannya menggarisbawahi upaya kontinu pemerintah untuk mengembangkan taman-taman di Gorontalo.
“Taman menjadi tempat penting bagi silaturahmi, rekreasi, dan kebahagiaan. Keberadaan banyak taman membantu masyarakat untuk mengurangi stres, menjernihkan pikiran, dan pada intinya, menciptakan kebahagiaan,” ujarnya dengan antusias.
Selain menggarisbawahi pentingnya taman, Nelson juga menyoroti pertumbuhan ekonomi di Gorontalo, terutama di Kabupaten. Menurutnya, ada tiga pilar ekonomi yang berkembang di wilayah ini, dengan pertumbuhan yang baik di Limboto, Tabongo yang memiliki SPN dan Secaba, serta adanya kawasan industri di Isimu yang berdampak signifikan pada wilayah tersebut.
“Dengan tiga fokus perkembangan ini, kami menguatkan ekonomi Gorontalo secara keseluruhan. Isimu menjadi pusat utama ekonomi, bersama dengan beberapa wilayah lainnya di Kabupaten Gorontalo,” tambahnya.
Peresmian Taman DKI menjadi bagian dari legacy yang ingin ditinggalkan oleh Bupati Nelson untuk daerahnya. Meskipun terlambat dari target semula pada tahun 2020, ia merasa senang bisa memberikan kontribusi berarti.
Tidak hanya menekankan pentingnya taman, Bupati juga meminta kolaborasi yang baik antara pengelola taman dan pengurus masjid untuk menjaga keindahan taman dan memperkuat hubungannya dengan masjid.
Ahmad Pakaya atau Aba Ato, perwakilan tokoh masyarakat, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati dan Pemerintah daerah atas pembangunan Taman DKI. Baginya, taman ini telah merubah dan menambah daya tarik kawasan pusat Isimu.
(**)












