Kab. GORONTALO — Menjelang pelaksanaan PENAS XVII yang tinggal menghitung waktu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai aspek persiapan. Fokus utama saat ini mencakup kesiapan akomodasi, penyempurnaan area kegiatan, serta optimalisasi partisipasi pelaku UMKM lokal.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam dialog yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati, Sabtu (26/4/2026), menegaskan bahwa proses verifikasi lapangan telah dilakukan secara langsung.
“Kami memastikan kesiapan homestay dan tuan rumah, karena ini menjadi bagian penting dalam menyambut peserta dari berbagai daerah,” ujarnya dalam dialog di Aula Rumah Dinas Bupati, Sabtu (26/4/2026).
Langkah verifikasi ini dilakukan untuk menjamin standar kenyamanan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mendukung suksesnya agenda nasional tersebut.
Selain akomodasi, pemerintah daerah juga tengah merampungkan berbagai infrastruktur pendukung kegiatan, termasuk area gelar teknologi pertanian dan perikanan.
Tak hanya itu, area expo turut mengalami perluasan untuk mengakomodasi kebutuhan stand yang cukup besar, terutama dari yang akan menghadirkan banyak booth pameran.
Pemerintah daerah pun membuka ruang kolaborasi dengan menambah jumlah booth, baik untuk peserta resmi maupun pelaku usaha umum.
“Selain booth resmi, kami juga menyiapkan booth umum untuk penjual biasa agar lebih banyak pelaku usaha yang bisa terlibat,” jelas .
Dalam pembagian area expo, panitia tetap menyediakan ruang bagi peserta dari luar daerah yang membawa produk khas masing-masing. Namun, pelaku UMKM lokal tetap menjadi prioritas utama.
Pendaftaran UMKM dilakukan melalui panitia kabupaten dan akan dikoordinasikan bersama Bank Indonesia, sementara lokasi disiapkan oleh pemerintah daerah.
Bupati berharap momentum ini dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha di Gorontalo.
“Kami ingin UMKM Gorontalo menampilkan ciri khas daerah, seperti kopi dan produk unggulan lainnya,” tegasnya.
Partisipasi UMKM dalam dinilai sebagai peluang strategis untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi berbasis potensi daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif.
Bupati Gorontalo juga mendorong sinergi lintas sektor agar seluruh persiapan berjalan optimal hingga hari pelaksanaan.
Dengan berbagai langkah percepatan yang dilakukan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis pelaksanaan akan berjalan sukses dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Selain menjadi ajang nasional, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat identitas Gorontalo sebagai daerah dengan potensi unggulan di sektor pangan dan maritim. (*)













