Kota Gorontalo – Kapolres Kota Gorontalo, Kombespol Dr. Ade Permana, S.I.K.,MH, memberikan himbauan kepada seluruh personilnya untuk tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis menjelang Pemilu 2024.
Menurut Kombespol Ade Permana, netralitas Polri sudah diatur dalam undang-undang, peraturan pemerintah, dan diperkuat dengan Surat Telegram Kapolri yang disampaikan kepada seluruh jajaran kepolisian.
“Ada arahan Pak Kapolri tentang netralitas, dan tentunya ada juga Undang-Undang yang mengatur tentang Kepolisian Pasal 28 ayat (1) dan (2), bahwa polisi harus bersikap netral,” ungkap Kombespol Ade, mengutip informasi dari Humas Polres Kota Gorontalo, Kamis (18/01/2024).
Lebih lanjut, Kombespol Ade menyampaikan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan aman, damai, dan lancar.
“Meskipun ada keluarga anggota polisi yang menjadi peserta Pemilu 2024, memberikan dukungan bantuan fasilitas tidak diperbolehkan,” tegasnya.
Kapolresta Gorontalo Kota juga melakukan sosialisasi intensif melalui platform media sosial agar personil kepolisian, khususnya Polresta Gorontalo Kota, memahami batasan-batasan yang harus dijaga. Termasuk dalam hal berfoto, agar tidak menampilkan simbol-simbol peserta pemilu.
Kombespol Ade menegaskan bahwa pihaknya akan mematuhi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017. Sanksi tegas akan diberlakukan bagi personel yang melanggar aturan tersebut.
“Dalam PKPU dan UU Nomor 17 Tahun 2007, diatur secara jelas tentang tugas polisi dalam menjaga Capres-Cawapres, kotak suara, dan memastikan seluruh pengamanan proses pesta demokrasi lima tahunan itu. Sehingga, netralitas yang dilakukan Polri adalah aturan dan SOP yang harus dipatuhi,” tegas Kapolresta.
“Ada sanksi tegas menanti bagi anggota yang melanggar aturan tersebut, seiring dengan komitmen Polri untuk menjaga netralitasnya. Jadi, tidak boleh menunjukkan keterlibatan, baik dalam bentuk simbol, tanda, maupun kegiatan. Namun, komitmen untuk menjaga agar pemilu berjalan lancar tetap menjadi prioritas,” tutup Kapolresta Gorontalo Kota.
(Rizki Kakilo)












