https://wa.wizard.id/003a1b

Kilang Pertamina Internasional Siap Luncurkan BBM Diesel Ultra Low Sulfur

Dailypost.id
Kilang Pertamina Internasional Siap Luncurkan BBM Diesel Ultra Low Sulfur di Jakarta (Foto: ilustrasi/ist)

DAILYPOST.ID Jakarta – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), sebagai subholding Refining & Petrochemical dari PT Pertamina (Persero), mengumumkan rencana peluncuran produk Bahan Bakar Minyak (BBM) baru jenis Diesel dengan kandungan sulfur yang sangat rendah. Produk inovatif ini dijadwalkan mulai tersedia di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta pada 1 September 2024.

Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, mengungkapkan bahwa peluncuran perdana ini akan dilakukan di tiga SPBU di Jakarta, dengan pasokan berasal dari kilang Balongan yang telah mampu memproduksi BBM dengan spesifikasi ultra low sulfur.

“3 SPBU dulu di Jakarta. Ambil dari (kilang) Balongan, kan Balongan udah duluan bisa Ultra low sulfur,” jelas Taufik saat ditemui di Gedung Grha Pertamina.

Produk BBM Diesel baru ini dirancang dengan kandungan sulfur hanya 50 PPM, yang jauh lebih rendah dibandingkan produk sebelumnya. Kapasitas produksi kilang Pertamina saat ini mampu menghasilkan hingga 900 ribu barel per bulan untuk spesifikasi tersebut, menunjukkan kesiapan KPI dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan.

Peluncuran BBM rendah sulfur ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menerapkan standar global BBM Euro 4. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa peluncuran ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran. Sosialisasi program ini akan dimulai pada 1 September 2024.

“Kalau (BBM standar) Euro 4 itu harus rendah sulfur, dan tanggalnya bukan tanggal 17 (Agustus),” ujar Airlangga.

Airlangga menegaskan bahwa program sosialisasi ini bukan berarti adanya pembatasan penyaluran BBM bersubsidi. “Iya (September), jadi saya minta untuk sosialisasi dulu. Tapi tidak ada pembatasan BBM, sosialisasi agar tepat sasaran,” tambahnya.

Rencana ini juga telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Pemerintah tengah mempersiapkan skenario-skenario untuk penyaluran BBM bersubsidi yang tepat sasaran, yang akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

Dengan peluncuran produk baru ini, KPI dan pemerintah berupaya meningkatkan kualitas udara dan mengurangi emisi sulfur, sesuai dengan standar Euro 4, sekaligus memastikan penyaluran BBM bersubsidi yang lebih efisien dan tepat sasaran.

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version