https://wa.wizard.id/003a1b

Mengenal Yumera, Produk Hijab Premium Milik Orang Gorontalo yang Terinspirasi Motif Karawo

Dailypost.id
Yanni Uloli (kiri) dan Riny Hulukati (kanan), Founder dan Co Founder Yumera Hijab.

DAILYPOST.ID , Gorontalo- Di tengah persaingan industri hijab tanah air yang semakin ketat, tidak membuat duo nou asal Gorontalo Yanni Uloli dan Riny Hulukati, Founder dan Co Founder Yumera Hijab ketar ketir. Bersama mereka membangun brand hijab yang diberi nama Yumera, produk hijab premium yang terispirasi awal dari motif Karawo.

Riny Hulukati sebagai Co-Founder Yumera bercerita bagaimana dia dan sepupunya yang memiliki passion di dunia fashion muslim yang awalnya terinspirasi dari motif karawo.

“Awalnya Yumera ini terinspirasi dari motif karawo. Kepingin banget ngangkat motif karawo dan diaplikasikan di hijab melalui desain printing,” ujarnya.

Saat ini, Yumera sudah meluncurkan sebanyak 15 series hijab, series hijab yang diluncrukan memiliki desain dan warna yang khas. Di antara beberapa series yang diluncurkan selang tiga tahun ini ada series diberi nama Tinelo, Tabua dan saripahala, Sebagian seriesnya terinspirasi dari motif Karawo yang dituang dalam desain hijab printing, kemudian berkembang motivnya mengikuti selera pasar.

Riny bercerita, Yumera adalah salah satu produk hijab yang berhasil bertahan setelah dihantam pandemi. Belum lama produk ini diluncurkan, dunia kemudian dilanda pandemi.

Awal mula produk Yumera hadir karena sprit yang sama mengangkat motif karawo menjadi sesuatu, kemudian hingga saat ini berkembang dengan kreatifitas yang menyesuaikan perkembangan fashion tanah air.

“Kami ingin menjual hijab yang berkulaitas. Tidak hanya desain yang indah namun bahannya juga kami pilih dari bahan terbaik,” katanya.

“Target pasarnya menengah ke atas untuk umur 25-55. Targetnya wanita sudah berpenghasilan, karena produk kita ada kualitas, salah satu keunggulan produk yumera adalah rasa nyaman ketika dipakai oleh costumer kami. Selain itu kualitas printing yang terbaik dan tentu saja packaging yang premium,” tuturnya.

Bisa dikatakan industri fashion muslimah khsusnya hijab sangat memiliki prospek yang cerah di Indonesia, karena semakin banyaknya kesadaran wanita muslimah untuk menggunakan hijab.

“Tentu hal ini menjadi motivasi kami untuk berkarya di bidang fashion hijab tanah air. Dan bagi para pelaku usaha baru yang ingin mencoba bisnis ini tentu saja bisa, yang penting siap dengan diferensiasi atau pembeda dari produk-produk yang sudah ada di pasaran,” kata Riny.

Namun menurutnya, melihat usaha yang di bidang fashion hijab kian menggurita, membuat usaha ini sarat akan persaingan. Akan tetapi tantangan itu tidak membuat nyali dua perempuan asal Gorontalo ini luntur. Mereka malahan membuat brand hijab premium dan masih bertahan setelah kurang lebih tiga tahun wara wiri di industri hijab tanah air, meski di awal lounching harus dihadapkan dengan pandemi covid.

“Bisnis bisa sama namun rejeki setiap orang itu berbeda, kita selalu berpikiran positif yang pasti selalu ada pasar bagi kreatifitas selama kita tidak membuat batas untuk berkarya bagi diri sendiri,” tandasnya. (**)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version