, Kota Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha melakukan monitoring serta evaluasi Pasar Sentral setelah pada tanggal 17 Agustus 2023 telah dilakukan kick off.
Marten menyebutkan saat diwawancarai awak media, Rabu (13/09/2023), bahwa menurut laporan hasil rapat sudah 99 persen pedagang masuk dalam pasar.
“Maka saya melakukan inspeksi pada hari ini, nah, setelah saya melihat kondisi real di dalam, ada beberapa keluhan dari para pedagang yang tentunya harus kita penuhi, dalam rangka untuk memberikan kenyamanan kepada para pedagang,” ungkap Marten.
Marten mengatakan ada beberapa hal yang menjadi fokusnya ke depan, yaitu terkait masalah air yang menjadi kebutuhan penting di aktivitas pasar. Kemudian masalah penempatan lantai dua, oleh karena itu dengan penataan yang sudah selesai di lantai satu, maka untuk sekarang akan dilakukan penempatan pedagang di lantai dua.
“Tadi juga keluhan dari para pedagang ternyata masih ada pedagang yang ada di luar Pasar Sentral ini juga masalah, sehingga saya sudah perintahkan kepada Dinas Perdagangan Kota Gorontalo, Satpol-PP, polisi dan tentara, untuk belum memasukan pedagang ke dalam, sehingga setelah sebulan ini kita laksanakan pemindahan insyallah sudah full semua,” jelasnya.
Selanjutnya, kata Marten untuk pengelolaan zona parkir ia telah memerintahkan Dinas Perhubungan Kota Gorontalo untuk menertibkan kawasan-kawasan di larang parkir, dan akan diarahkan ke tempat yang memang disediakan tempat parkir.
“Hanya sekarang masih bebas karena belum ada keluar surat keputusan dari kepala dinas untuk penempatan dan pembagian zona parkir, dan untuk pengelolaannya itu kita melibatkan pasti orang-orang di sini, tidak mungkin kita mau tangani langsung oleh dinas atau datangkan orang luar, tetap mereka yang sudah bekerja di sini itu yang tetap kita berdayakan.” pungkasnya.
Terahir, Marten berharap dengan adanya perbaikan tempat Pasar Sentral dapat memberikan kenyamanan para pedagang, dan dapat membantu menaikan perekonomian warga.












