, Bone Bolango – Fenomena bunuh diri di Gorontalo, khususnya di Kabupaten Bone Bolango, telah menjadi permasalahan serius dalam beberapa waktu terakhir. Menyadari urgensi situasi ini, Pemerintah Daerah dan pihak kepolisian setempat bergerak bersama untuk mengatasi fenomena ini dengan langkah-langkah konkret.
Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli, dan Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli, mengadakan rapat yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, tokoh agama, dan pakar psikologi, di Ruang Rapat Wabup Bone Bolango pada Selasa (11/07/2023).
“Permasalahan bunuh diri adalah hal yang mengerikan yang memerlukan pemikiran bersama untuk mencari solusinya,” ujar Wabup Merlan.
Menurut Srikandi pertama di Bonebol itu, pemerintah daerah perlu mengambil kebijakan yang tepat untuk menekan angka bunuh diri.
“Fenomena bunuh diri dengan berbagai permasalahan yang ada tidak boleh diabaikan begitu saja,” ungkap Wabup Merlan.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Muhammad Alli, menjelaskan bahwa faktor-faktor seperti masalah ekonomi, keluarga, asmara, dan pinjaman online menjadi latar belakang seringnya terjadi bunuh diri.
Hasil rapat tersebut menyepakati bahwa langkah-langkah untuk menekan angka bunuh diri di Kabupaten Bone Bolango adalah melalui sosialisasi, pendekatan melalui ceramah agama, pemberdayaan organisasi agama dan kemasyarakatan, serta pemeriksaan rutin di setiap desa.
Selain itu, semua pihak yang hadir pada rapat juga sepakat untuk bekerja sama guna mencegah terulangnya fenomena bunuh diri di Bone Bolango.
(jefri)












