Jakarta– Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Indonesia. Ari Jamasari, aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Kang Gobang dalam serial Preman Pensiun, meninggal dunia pada Jumat (7/2/2025) dini hari.
Menurut keterangan rekannya, Andra Manihot, pemeran Dikdik dalam Preman Pensiun, Ari Jamasari mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 02.30 WIB setelah mengalami muntah-muntah mendadak.
“(Kang Gobang) meninggalnya tuh sekitar jam 2 lewat 30 subuh tadi. Jadi pas bangun tidur, katanya muntah-muntah, langsung enggak ada (meninggal),” ujar Andra Manihot saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Jumat.
Dugaan Penyebab dan Kepergian yang Mendadak
Sebelum meninggal, Ari Jamasari diketahui baru saja pindah ke Bandung sekitar dua minggu lalu. Menurut dugaan sementara, penyebab kematian mendadaknya adalah angin duduk.
“Dia baru tinggal di Bandung sekitar dua minggu. Kayaknya angin duduk sih,” tambah Andra.
Kabar meninggalnya Kang Gobang juga disampaikan oleh Karina Ranau, istri Epy Kusnandar—pemeran Kang Mus dalam Preman Pensiun.
“Iya, tadi saya terima telepon dari A Dody, tim dari Preman Pensiun, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Meninggalnya sekitar jam 02.00 WIB,” ujar Karina.
Ia pun mengungkapkan bahwa kepergian Ari Jamasari sangat mendadak dan mengejutkan banyak pihak.
“Iya, kabarnya mendadak (meninggalnya),” lanjutnya.
Duka dari Rekan Sesama Pemain
Berita duka ini turut mengundang kesedihan dari para rekan sesama pemain Preman Pensiun. Banyak dari mereka yang menyampaikan belasungkawa melalui media sosial.
Soraya Rasyid, yang juga bermain dalam serial ini, menuliskan pesan perpisahan untuk mendiang:
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Selamat jalan, Kang Gobang. Semoga husnul khotimah.”
Selamat Jalan, Kang Gobang
Kepergian Ari Jamasari tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan para penggemar Preman Pensiun. Selama hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang humoris, rendah hati, dan memiliki karakter kuat dalam setiap peran yang ia mainkan.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
(d10)












