,POHUWATO- Pemerintah Kabupaten Pohuwato mengadakan pertemuan bersama Forum Tim Monev BPJS Kesehatan edisi ke 2 Tahun 2022, rangka membahas peningkatan mutu layanan kesehatan sekaligus mempermudah pemberian jaminan kesehatan bagi masyarakat, Jum’at (9/9/2022) bertempat di ruang Meeting Kantor Bupati.
Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Gorontalo, Muhammad Yusrizal, Sekda Pohuwato, Iskandar Datau, Anggota DPRD, Amran Anjulangi, Kepala Baperlitbang, Irfan Saleh, Kadis Sosial, Ramon Abdjul, Kepala BKD, Fitriani Lasantu, Direktur RSUD Bumi Panua, dr. Yenni Ahmad, perwakilan Dinas Kesehatan dan perwakilan Dinas Pendidikan serta dari BPJS Cabang Pohuwato.
Selaku Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga memberikan apresiasi kepada Tim Monev BPJS karna telah membantu pihak pemerintah dalam menyediakan program pelayanan kesehatan yang mudah diakses bagi masyarakat.
Kepada Pos Layanan Kesehatan Masyarakat, Bupati Saipul meminta agar tetap memantau/memonitoring fasilitas layanan kesehatan (Faskes) di puskesmas maupun rumah sakit sampai pada sarana dan prasarana (Serpra) serta sistem rujukan dan ketersediaan SDM kesehatan.
“Apalagi dengan diterapkannya Universal Health Caverage (UHC) di kabupaten pohuwato maka segala yang menjadi kebutuhan kiranya menjadi perhatian bersama,” tegas Bupati Saipul
Menurut Saipul, dengan adanya pelaksanaan monev atas penyediaan faskes dan serpra SDM, dapat mendukung kualitas pelaksanaan UHC yang telah tercapai di bulan yang lalu, sehingga demikian masyarakat di daerah Pohuwato benar-benar terlindungi dengan adanya jaminan layanan kesehatan.
“Karena sejak di launchingnya UHC, kami (pemerintah) sudah bergerak cepat dan menyampaikannya lewat forum resmi seperti di DPRD, bahwa di pohuwato sudah ada program UHC. Saya juga telah menyampaikan kepada masyarakat bahwa cukup memperlihatkan KTP, mereka dapat dengan cepat memperoleh layanan kesehatan,” tuturnya.
Bupati berharap agar segala persyaratan ataupun kebutuhan lewat forum ini kiranya bisa dipercepat bersama baik puskesmas maupun rumah sakit.
“Jangan sampai ketidaksiagapan kita dari sisi administrasi dan lainnya lantas masih ada pelayanan yang terlambat bagi masyarakat yang menjadi pukulan berat untuk Pemerintah Daerah, olehnya hal ini kiranya menjadi perhatian bersama,” tutupnya. (Daily/Taufik)












