DAILPOST.ID, Kota Gorontalo– Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea, mendorong langkah proaktif dari Pemerintah Kota untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Pilkada 2024. Dalam kunjungan lapangan pada Senin (21/08/2023), Adhan Dambea mengungkapkan keprihatinannya terhadap kesiapan anggaran di berbagai daerah dalam wilayah Provinsi Gorontalo.
Pada hari Senin (21/08/2023), Adhan Dambea mengungkapkan bahwa anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo telah melakukan kunjungan lapangan yang bertujuan untuk memantau progres kesiapan penyelenggara pemilu di enam daerah yang termasuk dalam wilayah Gorontalo. Namun, ia menunjukkan keprihatinan bahwa saat ini semua daerah tersebut belum memiliki penganggaran yang memadai untuk keperluan tersebut.
“Kami dari Komisi I sudah melakukan kunjungan di enam daerah, namun hingga saat ini belum ada yang siap dari segi anggaran,” ungkap Adhan Dambea.
Terkait hal ini, Adhan Dambea juga menyatakan bahwa telah terjadi pertemuan antara anggota Komisi I dan Penjabat Gubernur untuk membahas permasalahan pembiayaan pemilihan umum yang melibatkan KPU, Bawaslu, dan aparat kepolisian.
“Insya Allah, penjabat gubernur juga akan berperan dalam memfasilitasi dan memediasi masalah ini,” ujar Adhan Dambea, yang juga merupakan politisi dari Partai Amanat Nasional.
Adhan Dambea menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kota Gorontalo turut memberikan alokasi anggaran khusus untuk Polresta, sebagai pihak keamanan yang memainkan peran penting dalam menjaga keamanan selama pelaksanaan pemilihan umum mendatang. Ia menekankan pentingnya peran Polresta dalam menjaga keamanan selama proses demokrasi berlangsung.
“Saya sangat berharap, mengingat Gorontalo adalah ibu kota provinsi, anggaran untuk Polresta juga seharusnya diperhitungkan dalam anggaran Pemerintah Kota Gorontalo,” tegas Adhan Dambea, anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo.
Adhan Dambea juga memberikan perbandingan anggaran yang dia harapkan untuk Polresta Gorontalo, dengan Polresta Manado sebagai contoh. Ia menyatakan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk Polresta Gorontalo seharusnya minimal setara dengan anggaran Polresta Manado yang mencapai Rp2,5 miliar.
“Dengan demikian, paling tidak harus sejajar dengan Manado. Sebab anggaran Manado mencapai 2,5 miliar,” pungkas Adhan Dambea.
Terakhir, Adhan Dambea mengakhiri pernyataannya dengan mengajukan saran kepada Pemerintah Kota Gorontalo untuk memasukkan anggaran khusus bagi Kepolisian, terutama Polres Kota Gorontalo.
“Oleh karena itu, saya juga menyarankan kepada Pemerintah Kota untuk mempertimbangkan pengalokasian anggaran khusus bagi Kepolisian, khususnya Polres Kota Gorontalo,” tutup Adhan Dambea.
(rifaldi)












