, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menjadi pemegang saham terbesar keenam di Bank Sulut-Gorontalo (BSG), yakni sebanyak Rp34,5 miliar.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 2022 dan RUPS Luar Biasa 2023 yang berlangsung di Vila Manare, Minahasa Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (09/02/2023).
Sejalan dengan itu, Marten akan menambah modal saham dari Pemkot Gorontalo kepada BSG sebesar Rp8 miliar. Menurut Marten, penambahan modal saham bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan modal inti sebesar Rp3 triliun pada tahun 2024 nanti.
“Bank SulutGo saat ini menunjukan progres yang cukup baik, karena dari sisi laba meningkat 48,9 persen, dari sisi aset juga meningkat hingga 16 Persen penyaluran dana kredit juga meningkat 15 persen, serta dana pihak ketiga yang dihimpun oleh BSG juga mengalami peningkatan, sementara beban biaya menurun,” jelasnya.
Berkat progres yang sangat positif tersebut, Pemkot Gorontalo memberikan apresiasi kepada direksi dan komisaris yang telah mengelola Bank SulutGo dengan baik. Marten Taha juga berharap produk-produk dari Bank SulutGo harus dilakukan percepatan.
“Pemberlakuan kanal pembayaran Qris dan pemberlakuan kartu kredit pemerintah daerah harus segera dipacu oleh Bank SulutGo, untuk bisa diterapkan di pemerintah daerah,” tandasnya. (Pengky Djoha)












