Dailypost Gorontalo – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti wilayah pesisir Kabupaten Bone Bolango pada Sabtu (5/9/2026).
Setelah sekian lama masyarakat dihadapkan pada musim kemarau yang panjang, guyuran hujan yang turun hari ini seolah menjadi simbol keberkahan ganda. Di tengah rintik hujan tersebut, Penjabat Gubernur Gorontalo memilih menembus batas hari libur demi mengawal langsung penyaluran Bantuan Pangan untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.
Langkah taktis ini menegaskan komitmen jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo bahwa urusan pemenuhan hajat hidup orang banyak tidak mengenal kata libur.
Kehadiran orang nomor satu di Gorontalo ini menyasar langsung dua wilayah sekaligus, yakni Kecamatan Bone dan Kecamatan Bone Raya, guna memastikan intervensi pangan tepat sasaran.
“Pemerintah harus hadir dan turun langsung di lapangan, Kita ingin memastikan jaring pengaman sosial berupa bantuan pangan ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan serta memberikan dampak nyata bagi dapur keluarga penerima,” tegas Gubernur di sela-sela penyerahan bantuan.
Program jaring pengaman sosial ini menyasar ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dinilai rentan terhadap gejolak ekonomi serta inflasi sektor pangan. Berdasarkan data teknis di lapangan, bantuan didistribusikan merata kepada 266 Kepala Keluarga di Kecamatan Bone dan 250 Kepala Keluarga di Kecamatan Bone Raya.
Setiap keluarga yang terdaftar berhak menerima paket komoditas pokok instan yang terdiri atas 5 kilogram beras berkualitas, 1 kilogram gula pasir, serta 2 liter minyak goreng.
Komposisi bantuan ini dirancang khusus untuk memperkuat ketahanan pangan tingkat rumah tangga di tengah fluktuasi harga pasar yang tidak menentu.
Penyaluran ini bukan sekadar agenda seremonial biasa. Secara makro, program intervensi ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menjaga stabilitas pasokan dan intervensi harga pangan.
Dengan menjaga suplai di tingkat akar rumput, pemerintah daerah optimis dapat menekan laju inflasi daerah, khususnya pada kelompok komoditas bahan pokok yang rentan bergejolak akibat dampak cuaca ekstrem.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat mengantre dengan tertib untuk menerima bantuan pokok tersebut.
Kehadiran langsung jajaran pimpinan daerah dinilai memberikan suntikan moral tersendiri bagi masyarakat pesisir Bone Bolango yang sedang berjuang menghadapi dampak kemarau panjang.
Agenda blusukan di akhir pekan ini turut didampingi oleh jajaran pejabat strategis daerah.
Tampak hadir di lokasi di antaranya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Anggota DPRD Kabupaten Bone Bolango Rizki Huntoyungo, serta jajaran unsur pimpinan dari masing-masing kecamatan terkait.













