, Kota Gorontalo- Pemerintah Kota Gorontalo (Pemkot) melaksanakan Rapat Koordinasi (rakor) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Gorontalo Triwulan 1 Tahun 2022, di Aula Kantor Wali Kota Gorontalo, Jumat (03/06/2022).
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Wakil Wali Kota Rian Kono, Sekertaris Daerah Ismail Majid, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Rony Widjiarto Purubaskoro serta Manajer Perumusan KEKDA Provinsi Gorontalo Hendro Binsar Sirait.
Dalam kegiatan tersebut Wali Kota Gorontalo Marten Taha bicara persoalan regulasi untuk mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Gorontalo. Ia mengatakan, dalam menekan inflasi, semua pihak harus bergerak bersama.
“Ini adalah rapat rutin yang dilaksanakan oleh pemerintah kota bersama-sama dengan para stakeholder dan Bank Indonesia, kemudian Pertamina, Bulog, BPS PLN dan OPD-OPD terkait dalam rangka melakukan koordinasi untuk bagaimana supaya inflasi ini terjaga jangan sampai dia akan naik. Kalau dia naik akan menyulitkan masyarakat kita,” kata Marten.
Lebih lanjut Marten Taha tidak menginginkan terjadinya kenaikan harga di tengah masyarakat kota, apalagi ini masih suasana pandemi. Olehnya rapat Koordinasi TPID ini rutin dilaksanakan.
“Karna inflasi itu artinya adalah harga barang-barang kebutuhan itu naik, nah kalau inflasi tinggi artinya masyarakat akan mendapatkan harga kebutuhan pokok dan harga kebutuhan lainnya dengan harga yang mahal berarti daya belinya akan sangat rendah, kalau daya belinya rendah maka kebutuhannya akan tidak terpenuhi semuanya, sehingga angka kemiskinan akan menurun dan lain sebagainya,” tutur Marten.
Oleh karena itu, lanjut Wali Kota, rapat ini dilakukan untuk menyiapkan dan menyusun langkah-langkah strategis mengantisipasi terjadinya inflasi di Kota Gorontalo.
“Alhamdulillah dengan Bank Indonesia, komunikasi jadi sangat efektif sekali, dengan adanya rapat-rapat seperti ini koordinasi berjalan dengan baik sehingga saya kira akan terjaga Inflasi kita,” pungkas ungkap Marten Taha. (Adv/RizkyBudji)












