,BOLTIM – Kabar mengenai segera diterbitkannya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di kawasan Mintu, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), disambut antusias oleh masyarakat lingkar tambang. Mereka menilai kehadiran WPR akan menjadi solusi atas kebutuhan kepastian hukum bagi aktivitas pertambangan rakyat yang selama ini dinantikan.
Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara, YSK, yang dinilai telah memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat dengan mendorong percepatan proses penerbitan WPR di wilayah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur YSK yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kami berharap WPR Mintu segera diterbitkan agar masyarakat dapat bekerja dengan tenang, memiliki kepastian hukum, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat lingkar tambang.
Menurut warga, keberadaan WPR tidak hanya memberikan legalitas bagi penambang rakyat, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Mereka optimistis pengelolaan tambang akan lebih tertata, aman, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah.
Masyarakat juga berharap setelah WPR resmi diterbitkan, pemerintah dapat terus melakukan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan agar aktivitas pertambangan rakyat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Aspek keselamatan kerja, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan menjadi prioritas dalam pelaksanaannya.
Dengan segera terbitnya WPR Mintu, masyarakat menaruh harapan besar terhadap masa depan pertambangan rakyat yang lebih legal, tertib, dan berkelanjutan. Mereka meyakini kebijakan tersebut akan menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lingkar tambang sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para penambang rakyat. (Salman)













