Antrean Panjang Pertalite di Bolmong, SPBU Kosio Buka Suara

Biro Kotamobagu

DAILYPOST.ID ,BOLMONG – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dalam beberapa hari terakhir bukan disebabkan perubahan harga maupun kebijakan baru terkait BBM. Kondisi tersebut terjadi karena pasokan Pertalite yang diterima SPBU mengalami penurunan.

Penanggung Jawab SPBU Kosio, Kecamatan Dumoga Barat, Deni Manorek, menjelaskan keterbatasan stok berkaitan dengan terganggunya distribusi BBM menuju Depot Pertamina Bitung.

Menurut Deni, kapal tanker pengangkut BBM mengalami keterlambatan masuk ke depot akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat, terutama angin dan gelombang laut.

Dampaknya, penerimaan Pertalite di SPBU Kosio mengalami pengurangan selama tiga hari berturut-turut. Kondisi serupa, kata Deni, juga terjadi di sejumlah SPBU lainnya di Sulawesi Utara.

“Situasi penerimaan stok di SPBU yang dikurangi akibat keterlambatan kapal tanker masuk depot Pertamina Bitung dikarenakan musim angin atau gelombang. Dan berlaku di semua SPBU se-Sulut,” jelas Deni saat dikonfirmasi.

Terbatasnya pasokan tersebut kemudian membuat stok Pertalite lebih cepat terserap, sementara kebutuhan masyarakat tetap berjalan normal. Kondisi inilah yang menyebabkan antrean kendaraan terlihat lebih panjang.

Deni memastikan gangguan pasokan tersebut tidak berdampak pada seluruh jenis BBM. Untuk Solar, ia menyebut ketersediaannya di SPBU Kosio masih aman.

“Untuk solar aman pasokannya,” ujarnya.

Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan akibat kekhawatiran stok habis. Menurutnya, pembelian berlebihan justru berpotensi mempercepat habisnya persediaan yang tersedia.

Deni berharap masyarakat tidak panik karena persoalan distribusi tersebut bersifat sementara. Berdasarkan informasi yang diterima pihak SPBU, kondisi pasokan diperkirakan mulai kembali stabil pada awal September.

“Jangan panik, masyarakat jangan panik. Awal September ini, pasti pasokan BBM akan kembali stabil,” katanya.

Dengan demikian, antrean yang terjadi saat ini lebih berkaitan dengan faktor distribusi dan kondisi cuaca yang memengaruhi kedatangan kapal tanker ke Depot Pertamina Bitung, bukan karena adanya perubahan kebijakan harga BBM.

Masyarakat pun diharapkan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan sembari menunggu distribusi kembali normal.

Share:   
https://wa.wizard.id/003a1b sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version