, Gorontalo – Warga Kelurahan Pohe digegerkan dengan peristiwa hilangnya seorang anak yang terbawa arus ombak.
Seorang anak yang dalam kesehariannya sering disapa Nuzul hingga kini belum ditemukan setelah sejak pukul 17.00 dilaporkan hilang terbawa arus ombak, Jumat (04/08/2023) di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulontalangi, Kota Gorontalo.
Menurut keterangan Aca yang merupakan teman Nuzul yang juga saat itu berada di TKP, menuturkan bahwa sebelum kejadian itu terjadi, Nuzul sempat terbawa ombak yang cukup besar hingga pada akhirnya hilang sampai saat ini belum di temukan.
Aca juga menegaskan bahwa Nuzul merupakan anak yang tidak mahir berenang sehingga akan kesulitan menyelamatkan diri ketika terbawa arus ombak.
Menurut keterangan saksi lainnya (Kiki), bahwa dia sudah mengingatkan Nuzul agar tidak pergi lebih jauh lagi ke pantai lepas, namun sayangnya dia tidak menghiraukan himbauan temannya tersebut.
Nuzul merupakan anak pertama berjenis kelamin laki-laki dari Nur Umar dan James Languyu.
Sementara pihak Basarnaz mengungkapkan, bahwa pihaknya akan terus berupaya melakukan pencarian korban, meski kondisi pantai tidak bersahabat.
“Kami berjumlah 23 personil akan terus mencari jasad korban, kami telah menyiapkan berbagai peralatan seperti perahu karet hingga peralatan menyelam lainnya. Kondisi pantai juga ini tidak bersahabat, ombaknya tinggi-tinggi dan arus sangat kencang, jadi itu tantangan kami saat ini. Tetapi kami akan terus berusaha mancari jasad korban. Sampai pagi ini jasad belum kami temukan. Kami juga dibantu berbagai personil baik kepolisian dan tni al juga ada,” tandanya.
(Rifaldi Saidi)













