https://wa.wizard.id/003a1b

BRI Peduli Dorong Akselerasi UMKM Naik Kelas lewat Sertifikasi Halal

Dailypost.id
BRI Peduli Dorong Akselerasi UMKM Naik Kelas lewat Sertifikasi Halal. (ist)

DAILYPOST.ID JAKARTA – Dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan mendorong UMKM menembus pasar global, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan langkah strategisnya melalui fasilitasi sertifikasi halal yang menyasar pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia.

Program ini bukan sekadar pelatihan administratif, melainkan langkah konkret dari BRI dalam mempersiapkan UMKM menjadi pemain tangguh di industri halal yang terus berkembang pesat, baik secara nasional maupun internasional. Melalui inisiatif yang tergabung dalam program BRI Peduli, bank milik negara ini ingin membangun ekosistem usaha kecil yang adaptif terhadap standar global.

Sektor makanan dan minuman menjadi salah satu industri yang paling ketat dalam regulasi, terutama berkaitan dengan kehalalan produk. Merespons tantangan tersebut, BRI menghadirkan program pelatihan dan pendampingan sistematis terhadap 70 pelaku UMKM, yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Kegiatan ini digelar secara hybrid pada 8 Mei 2025 dari Kantor Pusat BRI di Jakarta.

“Standar halal bukan hanya syarat formal, tapi juga kunci daya saing. Produk bersertifikat halal jauh lebih mudah diterima pasar, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri,” ungkap Agustya Hendy Bernadi, Corporate Secretary BRI.

Melalui pemahaman mendalam tentang dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), pelaku UMKM dibekali kemampuan praktis dalam mengelola sertifikasi halal secara mandiri. Hal ini menjadi pondasi penting agar sertifikasi bukan sekadar stempel legalitas, tapi juga bagian dari transformasi bisnis jangka panjang.

Dalam peta ekonomi nasional, UMKM berperan sebagai penopang utama. Namun, akses terhadap sertifikasi dan regulasi formal kerap menjadi hambatan. BRI hadir menjembatani kesenjangan tersebut dengan menghadirkan pendekatan inklusif, berbasis pendampingan aktif dan terstruktur.

“Fasilitasi sertifikasi halal menjadi bagian dari strategi besar kami untuk mendorong UMKM naik kelas. Ini bukan sekadar pelatihan, tapi investasi sosial jangka panjang demi keberlanjutan usaha,” tambah Hendy.

Menurut data Global Islamic Economy Report, potensi industri halal global mencapai lebih dari USD 2 triliun. Ini membuka peluang besar bagi UMKM Indonesia, selama mereka mampu memenuhi standar internasional—dimulai dari sertifikasi halal yang kredibel.

Keikutsertaan peserta dari berbagai wilayah mencerminkan komitmen BRI terhadap pengembangan UMKM yang tidak diskriminatif. Pendekatan ini sejalan dengan semangat pemerataan ekonomi dan inklusi keuangan yang selama ini menjadi DNA dari program BRI Peduli.

Tak hanya itu, keterlibatan berbagai pihak dalam pelatihan ini—termasuk para ahli dan pemangku kepentingan di bidang halal—memastikan bahwa peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga jejaring bisnis yang relevan. (*)

Share:   
sa shop gorontalo
Korek Api Keren Touch Screen
Exit mobile version